Ada Potensi 500 Hektare Lahan yang Belum Tergarap di Kabupaten Solok

Ada Potensi 500 Hektare Lahan yang Belum Tergarap di Kabupaten Solok Istimewa

Covesia.com - Guna meningkatkan perekonomian daerah, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi akan menurunkan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan untuk mendukung masyarakat Nagari Kacang, Kabupaten Solok. Setidaknya ada lahan seluas 500 hektare yang belum dikelola dengan baik. 

"Potensinya sangat besar di sini. Pemerintah akan mendukung penuh. Kalau memungkinkan malah kita akan coba untuk mendirikan pabrik pengolahan di sini," ungkap Mahyeldi saat meninjau pertanian Kampung Naga di Nagari Kacang Kabupaten Solok, Rabu (1/12/2021).

Ia mengatakan untuk bisa dibantu, perlu untuk penguatan kelompok tani karena bantuan tidak bisa diberikan pada perorangan, hanya pada kelompok.

"Bawa ikut serta generasi muda sehingga perekonomian benar-benar tumbuh," ujarnya.

Selain pertanian, ia juga mendorong masyarakat untuk mengembangkan pariwisata sebagai penunjang agar daerah ramai dan produk yang dihasilkan mendapatkan pembeli.

Gubernur mengatakan Pemprov Sumbar saat ini juga tengah fokus mengembangkan pertanian dengan dukungan alokasi 10 persen dari APBD. Hal itu karena sektor pertanian adalah salah satu tulang punggung perekonomian Sumbar.

Sementara itu Wali Nagari Kacang mengatakan usaha perkebunan buah naga itu sangat membantu perekonomian masyarakat nagari Kacang. 

"Semua lahan sudah hak milik, tidak ada masalah lahan lagi.  Saat ini perkebunam buah naga yang telah dikelola masyarakat seluas 70 hektare," pungkasnya. 

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga