Sempat Lari ke Jambi, Tersangka Pemerkosa Anak Diringkus Polres Sijunjung

Sempat Lari ke Jambi Tersangka Pemerkosa Anak Diringkus Polres Sijunjung Tersangka (tengah) berinial IQB (20), saat diamankan polisi. Foto: istimewa

Covesia.com - Satu tahun pelarian, satu orang Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencabulan diamankan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sijunjung, Sumatera Barat. Kasat Reskrim Polres Sijunjung, AKP Abdul Kadir Jailani mengatakan, tersangka berinial IQB (20) warga Jorong Batu ajung, Nagari Lalan, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, diamankan saat sedang mencukur rambut di Jorong Pulau Barambai, Nagari Muaro, Senin (10/1/2022).

"Tersangka ini dilaporkan karena telah melakukan tindakan pemerkosaan anak di bawah umur pada 2 Januari 2021 lalu. Namun melarikan diri dan satu tahun kemudian pulang, setelah kita lakukan pengintaian baru kita amankan," ujarnya Kamis (13/1/2022).

Dijelaskannya, Kasat Reskrim Polres Sijunjung, aksi tersebut bermula saat tersangka memaksa Bunga (nama samaran-red) melakukan perbuatan bejat di dalam sebuah pondok di pinggir jalan Batu Ajuang Nagari Lalan, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung pada 2 Januari 202.

Usai memerkosa, pelaku merekam video saat korban sedang mengenakan baju kemudian mengantarkannya ke rumah teman korban.

"Pada Hari Senin tanggal 4 Januari 2021, tersangka ini kembali menghubungi korban dan mengajaknya untuk mengulangi perbuatan persetubuhan tersebut, akan tetapi korban menolak. Karena ajakan ditolak, tersangka kemudian mengancam akan menyebarkan video dengan tujuan agar viral," lanjutnya.

Meski sudah diancam, korban tetap menolak dan tersangka langsung menyebarkan video tersebut ke group Whatsapp miliknya.

"Usai menyebarkan video, tersangka langsung kabur dari kampung halamannya menuju Kota Jambi. Tim Opsnal kemudian melakukan pengejaran namun tersangka sudah melarikan diri ke tempat lain. Petugas kita pun terus melakukan pengintaian,"  ulasnya.

Kemudian, pada Senin (10/1/2022) kemarin, Polisi kembali menerima laporan tersangka sudah pulang kampung. setelah dilakukan pengintaian barulah sekitar pukul 21.00 WIB tersangka diciduk saat sedang memotong rambut di Jorong Pulau Barambai, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung.

"Saat ditangkap tersangka tidak dapat berkutik dan mengakui perbuatannya, kemudian petugas langsung dibawa ke Mako Polres Sijunjung," terangnya.

Atas Perbuatannya tersangka terancam Pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat (1),(2) dan (3) Undang–undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang–undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang, dengan  maksimal 15 Tahun Penjara. 

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga