Lakukan Pembongkaran Lapak PKL di Pantai Padang, Satpol PP Temukan Adanya Dugaan Pencurian Listrik

Lakukan Pembongkaran Lapak PKL di Pantai Padang Satpol PP Temukan Adanya Dugaan Pencurian Listrik Personel Satpol PP Padang, saat melakukan pembongkaran lapak PKL di kawasan Pantai Padang, Senin (9/5/2022)(Foto: Covesia-Pariyadi)

Covesia.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang kembali melakukan razia dan pembongkaran lapak para PKL yang membandel dan kembali berdagang di sepanjang Pantai Padang Senin (9/5/2022). Pada kegiatan kali ini Satpol PP Kota Padang, melakukan razia dan pembongkaran dibantu oleh satuan TNI dan Polri.

Didalam Razia kali ini Satpol PP membongkar lapak bangunan ilegal dan membongkar di tepian pantai yang dicor oleh PKL untuk mengadakan live musik pada malam hari. Selain itu dalam kegiatan kali ini juga ditemukan tempat sampah yang dicor oleh oknum PKL dan dijadikan meja untuk berjualan, bukan hanya itu saja selama kegiatan pembongkaran Satpol PP kota Padang juga menemukan adanya indikasi kecurigaan pencurian listrik yang dilakukan oleh para PKL.

Bambang Suprianto Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundangan Daerah (P3D) mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aturan pemerintah Kota Padang yang mana Pantai Padang adalah kawasan bebas dari PKL yang arah pantainya. Sehingga tidak boleh lagi ada PKL yang ada di kawasan pantai.

"Kita menertibkan sesuai aturan," ujarnya saat ditemui sewaktu Satpol PP melakukan razia dan pembongkaran Senin (9/5/2022).

Saat pembongkaran juga ada salah satu PKL yang melawan, bambang mengatakan dia terlalu berani dalam melanggar Perda, lalu untuk urusan dugaan pencurian listrik pihak Satpol PP Kota Padang mengatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kota Padang dan dengan PLN.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan mereka mengatakan silahkan untuk diputuskan, jadi saya harus tegas dalam persoalan ini," tuturnya.

Dia lalu melanjutkan, kenapa ada dugaan pencurian listrik, karena pada dasarnya aliran listrik ini tidak ada memamakai kilometer listrik.

"Di sana tidak ada kilometer, bisa saja terjadi persoalan-persoalan pengambilan listrik di situ, kita juga sudah sampaikan ke pihak Kadis Pariwisata dan PLN. Dalam persoalan ini kita sudah sepakat tidak boleh ada lagi listrik untuk beraktifitas berdagang disitu karena tidak sesuai aturan," tegasnya.

Dia menambahkan sebenarnya seluruh pedagang sudah disurati dan sudah dipanggil namun mereka masih membandel. Sehingga Satpol PP harus membersihkan semuanya sesuai aturan. Lalu dia mengatakan razia dan pembongkaran ini akan dilakukan sampai ke depan hotel My All.

Dalam membantu pengawasan Satpol PP nantinya akan membangun Pos Pengawasan di lantai 2 LPC, untuk mengawasi pantai Padang.

"Seandainya ada pelanggaran di situlah tim OPD terkait dan Forkopimda untuk menindak lanjutinya," terangnya.

(pyd)

Berita Terkait

Baca Juga