Terkait Nasabah Bank Nagari Jadi Korban Skimming, Ini Komentar OJK

Terkait Nasabah Bank Nagari Jadi Korban Skimming Ini Komentar OJK Istimewa

Covesia.com - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat, Yusri turut berkomentar terkait 141 nasabah Bank Nagari yang menjadi korban kejahatan Skimming. Yusri bahkan menyaranakan nasabah untuk lebih hati-hati saat memasukkan pasword di ATM.

Menurutnya, kejahatan skimming akan selalu ada, maka penting adanya edukasi bagi masyarakat.

"Skimming akan ada terus kalau masyarakat tidak teredukasi dengan baik,"ungkapnya usai menjelaskan pemaparan terkait kondisi sektor jasa keuangan Sumbar Triwulan I di Padang, Jumat (13/5/2022).

Yusri menyebutkan saat ini sudah bisa melakukan transaksi dengan online. Transaksi tersebut jauh lebih aman dari kejahatan skimming.

Mitigasi lainnya kata Yusri adalah dengan melakukan penggantian kartu juga dipercepat dari magnetik ke chip dan Bank Nagari sudah melakukan itu.

"Penggantian uang nasabah sudah dilalukan Bank Nagari. Namun harus diidentifikasi terlebih dahulu, tentu butuh waktu dan proses, jangan asal bayar,"ujarnya.

"Kami mengawasi dan memonitor. Bank Nagari sudah punya SOP-nya," tambah Yusri.

Yusri mengatakan nilai kerugian masih terbilamg kecil dan masih bisa diatasi oleh Bank Nagari dan tidak berdampak besar ke Bank Nagari.

"Selama saya di Sunbar berlum ada terjadi kejahatan serupa sebelumnya, selain Bank Nagari,"katanya.

Di akhir Yusri menambahkan nasabah Bank Nagari tak perlu khawatir, OJK selalu monitor dan mengawasi.

(lia)

Berita Terkait

Baca Juga