Pemkab Pasaman Fokus Pembersihan Material Banjir agar Warga Aman Kembali ke Rumah

Pemkab Pasaman Fokus Pembersihan Material Banjir agar Warga Aman Kembali ke Rumah Rapat teknis penanganan pasca banjir di lokasi Jorong Pandam, Nagari Limo Koto, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman untuk melakukan berbagai tindakan pasca bencana, Sabtu (28/5/2022).

Covesia.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Mara Ondak Harahap turun langsung ke lokasi bencana banjir di Jorong Pandam, Nagari Limo Koto, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman untuk melakukan berbagai tindakan pasca bencana, Sabtu (28/5/2022).

Mara Ondak membawa langsung tim BPBD, PMI, Tagana, Dinas Sosial, Camat dan Wali Nagari serta warga lainnya kelokasi kejadian untuk melakukan tindakan bersama penanganan banjir di daerah itu.

"Pertama, semua TRC BPBD, dibantu PMI, relawan Tagana serta masyarakat bahu-membahu membersihkan material banjir yang meluap ke rumah warga. Kita gunakan mesin pompa air, Damkar untuk penyemprotannya. Sehingga nanti malam, harapannya warga sudah bisa kembali kerumahnya masing-masing," kata Mara Ondak dilokasi kejadian saat memimpin rapat teknis.

Selanjutnya kata Mara Ondak, sumber air bersih ditargetkan rampung diperbaiki sore ini. Agar masyarakat tidak kesulitan air bersih.

"Sudah saya perintahkan Direktur PDAM sampai malam ini air sudah mengalir seperti biasa. Karena ada paralonnya yang rusak diterjang banjir. Mendirikan dapur umum. Pelayanan kesehatan juga sudah diturunkan dari Dinkes Pasaman," tambahnya.

Bantuan pun kata dia akan diturunkan sesuai kebutuhan masyarakat. "Kita juga menyampaikan kepada masyarakat agar tetap waspada adanya banjir susulan. Nantinya juga akan kita gunakan SDN 13 Pandam ini sebagai pengungsian alternatif jika banjir kembali," katanya.

Sebagaimana diketahui akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur daerah Kabupaten Pasaman, mengakibatkan terjadinya banjir di Jorong Pandam, Nagari Limo Koto Kecamatan Bonjol, sekira pukul 20.30 WIB, Jumat (27/5/2022) kemarin malam.

Daerah tersebut diguyur hujan sejak Magrib kemarin namun terus membuat aliran sungai Air Deras yang berada dipinggir pemukiman warga meluap dan menghantam rumah warga.

Satu unit rumah semi permanen hanyut dibawa arus sungai, rusak berat 3 unit, rusak sedang  16 unit, dan rusak ringan  30 unit. Kemudian satu unit Mushola rusak ringan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian masyarakat langsung mengungsi ke daerah ketinggian di SDN 13 Pandam.

Jumlah bayi terdampak 4 orang, balita terdampak 21 orang, lansia terdampak 50 orang dan ibu hamil terdampak  3 orang.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga