Hari Terakhir Pencarian Seorang Pelajar Hanyut di Padang, Tim SAR Maksimalkan Potensi yang Ada

Hari Terakhir Pencarian Seorang Pelajar Hanyut di Padang Tim SAR Maksimalkan Potensi yang Ada Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian di hari terakhir, Jumat (17/6/2022)

Covesia.com - Pencarian terhadap korban siswa SMK 5 yang hanyut di Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang masih terus dilakukan.

Korban yang dicari merupakan korban terakhir bernama Ikhsan Maulana (16).

Kasiops Basarnas Padang, Octavianto mengatakan, hari ini merupakan hari ke tujuh dan hari terakhir pencarian terhadap korban. 

"Hari ini sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 merupakan hari terakhir pencarian maksimal operasi SAR," ujarnya, Jumat pagi (17/6/2022).

Sama dengan hari sebelumnya, pembagian tim masih sama dengan pencarian kemarin dan pola pencarian Paralel Sweep.

Tim Sar gabungan dibagi menjadi dua tim yang akan mencari di dua wilayah, yaitu wilayah Muara lautan dan Aliran Sungai Bangek.

"Tim Alpha akan melakukan pencarian di daerah muara pantai, sedangkan Tim Bravo melakukan penyisiran di pinggir sungai," jelasnya.

Octavianto mengatakan timnya akan terus berupaya agar korban dapat ditemukan pada hari terakhir pencairan ini. 

"Kita terus berupaya, semoga korban dapat ditemukan," tutupnya.

Sebelumnya, dua korban hanyut lainnya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban bernama Sintia Loka (16) ditemukan pada Minggu (12/6) pukul 11.30 WIB. Korban kedua bernama Ulva (16) ditemukan 3 jam kemudian.

Tiga orang pelajar ini dilaporkan hanyut terbawa arus di Lubuak Tongga, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (11/6/2022).

Dikatakan Basril Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, awalnya empat orang pelajar SMK 5 Padang mandi-mandi di Lubuak Tongga. Dikarenakan tidak memperhatikan keadaan cuaca dan debit air, sehingga 3 dari 4 pelajar tersebut terbawa arus.

(adi/don) 

Berita Terkait

Baca Juga