Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Nelayan Danau Maninjau Berkurang 

Cuaca Buruk Hasil Tangkapan Nelayan Danau Maninjau Berkurang  Foto: Covesia-Johanes

Covesia.com - Curah hujan tinggi yang mengguyur Sumatera Barat sekitar beberapa pekan terakhir berdampak kepada hasil tangkapan nelayan di Danau Maninjau, Kabupaten Agam.

Salah seorang Nelayan pukat di Nagari Maninjau, St Rajo Intan mengatakan, sebelumnya hasil tangkapan nelayan perharinya rata-rata 10- 15 Kg namun dua minggu terakhir hanya berkisar antara 5-7 Kg.

"Jauh berkurang, untuk pukat paling banyak 5 kg, kalau memakai perangkap bubu paling cuma 7 kg," ujarnya Selasa (21/6/2022).

Hal senada juga diungkapkan Inan (55), salah seorang nelayan yang menangkap Rinuak hewan endemik Danau Maninjau. Ia mengaku dalam satu hari hanya bisa mengumpulkan 5-10 kg. Jumlah tersebut berkurang 50 persen dari hari-hari biasanya.

"Berkurang setengah dari tangkapan sebelumnya dulu bisa sampai 15 kg sekarang kadang-kadang 5 kg dan paling banyak hanya 10 kg," terangnya.

Menurutnya kurangnya hasil tangkapan dipicu cuaca ekstrim ini termasuk hal lumrah bahkan kondisi ini sudah diprediksi oleh para nelayan setempat.

"Hal ini sudah biasa jika cuaca buruk atau ketika musibah tubo danau. Lebih parah jika terjadi tubo danau, rinuak bahkan tidak muncul sama sekali," tutupnya. 

(Jhn)


Berita Terkait

Baca Juga