Kecelakaan Beruntun Libatkan 8 Kendaraan di Kawasan Lembah Anai

Kecelakaan Beruntun Libatkan 8 Kendaraan di Kawasan Lembah Anai Foto: dok. Satlantas Polres Padang Panjang

Covesia.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan 8 kendaraan terjadi di Jalan Raya Padang Panjang - Bukittinggi Nagari Singgalang Kec. X Koto Kab. Tanah Datar, atau kawasan Lembah Anai, pada Jumat (29/7/2022), sekitar pukul 19.00 WIB. 

Kasatlantas Padang Panjang, Iptu Aldy Lazuardi mengatakan kecelakaan berawal dari kendaraan Truck Nissan CK87 BA 8429 AE yang dikemudikan oleh Asep Mulyana sebelum kejadian datang dari arah Padang Panjang menuju Padang.

"Sampai di tempat kejadian mengalami rem blong sehingga menabrak kendaraan Pick Up Grandmax BA 9399 BY yang dikemudikan oleh Irwan dengan membawa penumpang bernama Beni Eka Putra," tuturnya.

Setelah itu dikatakan kendaraan tersebut juga menabrak Jeep Fortuner BA 1885 QS yang dikemudikan oleh Fadli Muhammad Ikhsan, lalu menabrak lagi Minibus Toyota Avanza BA 1778 XK yang dikemudikan oleh Wahyudi Alfitrah.

"Setelah itu menabrak lagi kendaraan Daihatsu Xenia BM 1967 NM yang dikemudikan oleh  M Teja HP, kemudian menabrak kendaraan Minibus Honda Brio BA 1319 WA yang dikemudikan oleh Ade Muhammad Surya dengan membawa penumpang yang bernama Nurmal, Darma Surya, Nenk Darmayanti dan Amilulhudan Kawabi," terangnya.

Tidak sampai di sana, setelah itu kendaraan tersebut juga menabrak  Dump Truck Mitsubishi Colt Diesel BA 8896 OU yang dikemudikan oleh Suryaldi, lalu juga menabrak Truck Mitsubishi Colt Diesel BA 8099 AI yang dikemudikan oleh Emil Yusriadi, yang sebelum kejadian datang dari arah yang sama dengan Kendaraan Truck Nissan CK87 BA 8429 AE yaitu dari arah Padang Panjang menuju arah Padang.

"Akibat kejadian tersebut pengemudi kendaraan Pick Up Grandmax BA 9399 BY yang bernama Irwan meninggal dunia di lokasi kejadian serta penumpang dengan nama Beni Eka Putra dan penumpang kendaraan Minibus Honda Brio BA 1319 WA Nurmal, Darma Surya, Neni Darmayanti, dan Amilulhudan Kawibi mengalami luka-luka, serta kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan," ujarnya.

Lebih lanjut Aldy Lazuardy mengatakan selain menimbulkan korban jiwa kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian material lebih kurang sebesar Seratus Juta Rupiah.

"Saat ini semua kendaraan telah kita amankan, dan korban yang meninggal dan mengalami luka sudah dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan, serta setelah kita olah TKP dan menetapkan tersangka yang akan kita kenakan UU NO 22 Tahun 2009 pasal 310 (1) (2) dan (4)," tutupnya. 

(adi)

Berita Terkait

Baca Juga