Dalam Satu Lokasi, 3 Bandar Narkoba Diamankan Polres Agam

Dalam Satu Lokasi 3 Bandar Narkoba Diamankan Polres Agam Tiga orang pelaku penyalahgunaan Narkoba saat diamankan Satres Narkoba, Senin (1/8/2022)(Foto: Ist)

Covesia.com - Tiga Orang tersangka penyalahgunaan Narkoba jenis Sabu berhasil diamakan Satuan Reserse Narkoba Polres Agam, Sumatera Barat, Senin (1/8/2022) sore.

Ketiga tersangka adalah RN (22) Jorong Sikabu, Kanagarian Kampung Tangah, BS (38) warga Padang Subaliak, jorong Balai Satu, serta DS (34) warga jorong Sago, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung.

Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian SIK melalui Kasat Resnarkoba AKP Aleyxi Aubeydillah SH mengatakan, ketiganya berhasil diamankan petugas saat tengah pesta Sabu di bengkel milik RN di Pandakian Jorong Sikabu, Nagari Kampung Tangah. "Tersangka Ini merupakan target operasi, kita mendapat informasi sedang berada di rumah bengkel miliknya dan langsung kita amankan," ujarnya.

Dijelaskan Kasat Resnarkoba, penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat bahwa tersangka RN sedang menguasai barang bukti. Merespon laporan tersebut tim opsnal langsung melakukan pengintaian dan didapati dua target operasi yang lain sedang berada di TKP. "Saat kita amankan diketahui mereka sedang menggunakan Sabu," katanya lagi.

Dari hasil penggeledahan petugas menemukan 3 paket siap edar Sabu milik tersangka RN serta 1 buah alat hisap milik BS serta sisa Sabu yang dipakai.

Dari barang bukti ini petugas kemudian melakukan pengembangan barulah ditemukan barang bukti baru milik DS yang disimpan di sebuah rumah yang berada di Surau kelok, jorong Sago, Nagari Manggopoh. 

"Dari Penggeledahan ini petugas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp1.196.000 yang diduga kuat hasil penjualan narkoba," katanya lagi.

Kini ketiga tersangka sudah diamankan ke mako Polres Agam guna penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal pidana mati atau seumur hidup.

(jhn)


Berita Terkait

Baca Juga