Hewan Terpapar Wabah PMK di Padang Ditemukan Lagi Sebanyak 40 Ekor

Hewan Terpapar Wabah PMK di Padang Ditemukan Lagi Sebanyak 40 Ekor Ilustrasi (Dok.Covesia)

Covesia.com - Dinas Pertanian Kota Padang menemukan lagi 40 ekor hewan ternak positif yang terpapar wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di tiga lokasi berbeda.

Sebagaimana sebelumnya, 32 hewan ternak jenis sapi yang positif terpapar PMK di dua lokasi berbeda pada Kamis, (14/7/2022) lalu sudah dinyatakan sembuh secara keseluruhan.

Kendati begitu, saat ini ditemukan lagi hewan yang terkonfirmasi positif PMK sebanyak 40 ekor di tiga lokasi yang berbeda. Semua hewan ternak yang terpapar itu ditemukan pada sapi.

Hal tersebut dibernarkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat, katanya hewan yang terpapar PMK ditemukan lagi sebanyak 40 ekor yang berada di tiga kecamatan dengan waktu yang berbeda, yakni Bungus Teluk Kabung dan Koto Tangah, serta Kecamatan Pauh.

"Ditemukan 30 ekor di Bungus Teluk Kabung, kemudian 2 ekor di Koto Tanggah, serta 8 ekor Kecamatan Pauh. Terkonfirmasi positif itu setelah hari Raya Idul Adha 2022 kemarin," tuturnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/8/2022).

Lanjutnya, dari 40 hewan yang terpapar sudah menunjukan kearah yang lebih baik menuju sembuh, namun hingga kini masih dalam tahap pengobatan. "Hewan ternak yang 40 ini sudah berangsur sembuh, sudah mau makan. Tinggal untuk menyehatkan kuku yang melepuh," tambahnya.

"Hewan mati ataupun potong paksa akibat PMK di Padang tidak ditemukan. Sejauh ini, hewan kita yang terpapar dinyatakan sembuh," imbuhnya.

Ia menambahkan, selain melakukan vaksinasi pada hewan, pihkanya juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan kandang serta menjaga pola makan pada hewan ternak. 

"Jika ada hewan ternak yang baru datang diusahakan isolasi terlebih dahulu selama satu minggu, dengan demikian dapat dilihat apakah ada gejala PMK atau tidak," ujarnya.

Kata Syahrial, apabila dikemudian hari ditemukan hewan terpaksa dipotong paksa akibat terpapar wabah PMK, masyarakat akan mendapatkan bantuan senilai 10 juta untuk satu ekor sapi, tetapi bagaimana prosedurnya belum diketahui. 

"Berdasarkan rapat kemarin, yang pasti itu baru jumlahnya, prosedur dan teknisnya belum ada diberitahukan kepada kita," terangnya.

(lsa)


Berita Terkait

Baca Juga