BBPOM di Padang Amankan Ratusan Produk Kosmetik Ilegal

BBPOM di Padang Amankan Ratusan Produk Kosmetik Ilegal Kepala BBPOM di Padang, Abdul Rahim saat menunjukan produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, Jumat (5/8/2022)

Covesia.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, bersama Disperindag, Dinas Kesehatan dan Polda Sumbar, melakukan aksi penertiban 42 sarana (toko dan lapak) penjualan kosmetik di Kota Padang dan Kota lainnya di Sumatera Barat. 

Dari 42 sarana yang diperiksa, ditemukan 23 sarana yang menjual kosmetik ilegal. 

Hal tersebut diungkapkan Kepala BBPOM di Padang, Abdul Rahim dalam keterangan persnya, Jumat (5/8/2022). 

"Ada sebanyak 185 produk kosmetik ilegal dengan jumlah 1544 pcs, senilai Rp31.473.500 yang terdiri dari kosmetik dalam dan luar negeri," ungkap Abdul Rahim. 

"Kemudian ada satu sarana ditemukan menjual kosmetik yang telah kedaluwarsa sebanyak 5 item dengan jumlah 15 pcs, senilai Rp394.500," imbuhnya. 

Lebih lanjut kata Abdul Rahim, berdasarkan pemeriksaan sebelumnya pada tahun 2019, diperoleh penurunan temuan yaitu sebanyak 40 persen. 

"Jadi sejumlah kosmetik ilegal yang diamankan ini merupakan produk tanpa izin edar dan ada juga yang menggunakan bahan-bahan berbahaya. Dan nantinya kosmetik ilegal yang diamankan ini akan dimusnahkan di BBPOM di Padang," sebutnya. 

Untuk tindakan lebih lanjut kata Abdul Rahim, untuk kepada pemilik dan pedagang diberikan pembinaan dan peringatan keras, agar tidak lagi menjual kosmetik ilegal tersebut. 

"Dan kita mengimbau kepada konsumen agar menjadi konsumen yang cerdas dalam melakukan pemilihan kosmetik yang aman dengan selalu melakukan cek kemasan, label, izin edar dan kedaluarsanya sebelum membeli produk," kata dia. 

Ia menambahkan, jika ada masyarakat yang menemukan permasalahan terhadap obat dan makanan, dapat menghubungi layanan pengaduan konsumen Balai Besar POM di Padang di nomor: 0751-705428 dan pada aplikasi "GALAMAI".

(don) 


Berita Terkait

Baca Juga