Dua Unit Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah di Padang

Dua Unit Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah di Padang Tampak personel Damkar saat berjibaku memadamkan api, Minggu (7/8/2022)(Foto: dok. Damkar Padang)

Covesia.com - Kebakaran kembali terjadi di Kota Padang, tepatnya di Jalan Dr Wahidin Rt 03 Rw 07 Kelurahan Sawahan Timur Kecamatan Padang Timur Kota Padang, Minggu (7/8/2022) siang.

Dari pantauan covesia.com di lapangan, kebakaran menghanguskan 2 unit rumah warga.

Kepala Dinas Pemadaman (Damkar) Kota Padang Budi Payan mengatakan Damkar menerima laporan kebakaran sekitar jam 12.40 Wib, dan pihaknya langsung bergerak.

"Kita langsung mengirim armada dari mako 1 yang di Rasuna said sekitar 4 armada dan ditambah dari armada dari pos 1, 2 dan pos 6 berarti kita menurunkan 7 armada dengan kekuatan personil sekitar 40 orang," ujarnya kepada covesia.com

Dia juga mengatakan yang terbakar adalah 2 rumah semi permanen yang dihuni oleh 7 KK.

"Untuk dugaan, kita sudah koordinasi dengan kepolisian dan biar kepolisian yang menjelaskan mengenai untuk kronologisnya," lanjutnya.

Lebih lanjut dia mengatakan proses pemadaman selama 40 menit karena api cukup besar dan angin cukup kencang.

"Untuk kendala tidak ada, namun bagi masyarakat disaat kita sedang memadamkan agar mereka mengambil jarak agar kita bisa menjalankan tugas dengan baik," tutupnya.

Sementara itu Rafles penghuni rumah mengatakan waktu adzan melihat asap kecil di sebelah rumah.

"Waktu saya teriak, orang tidak ada yang gubris, namun pas api mulai membesar baru orang keluar," ujarnya.

Dia juga mengatakan rumah yang terbakar merupakan orang yang menjual bakso dan jamu.

"Awalnya saya kira dia lagi masak jamu, karena biasanya emang berasap, tapi ternyata tidak," ujarnya.

Dia juga mengungkapkan hanya dapat menyelamatkan ijazah-ijazah dan surat penting lainnya, namun untuk barang berharga lain tidak dapat terselamatkan.

Dari pantauan covesia.com api sudah dapat dijinakkan dan Polisi sudah memasangi garis Polisi untuk identifikasi penyebab kebakaran.

Akibat dari kejadian ini, berapa kerugian masih belum dapat dihitung.

(adi)

Berita Terkait

Baca Juga