Rakernas Apeksi 2022 Tak Memberikan Dampak Signifikan bagi Pelaku Usaha

Rakernas Apeksi 2022 Tak Memberikan Dampak Signifikan bagi Pelaku Usaha Suasana pedagang di kawasan RTH Imam Bonjol Padang, Selasa (9/8/2022)(Foto: dok. Covesia-Lisa)

Covesia.com - Dibalik megahnya rangkaian acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (Apeksi) yang dilaksanakan di Kota Padang tahun 2022, ternyata tidak memberikan dampak yang cukup signifikan bagi pelaku usaha di Ruang Terbuka Hijau (RTH ) Imam Bonjol Padang.

Prosesi Rakernas Apeksi 2022 tersebut digelar selama empat hari berturut-turut, dimulai  Minggu hingga Rabu (7-10/8/2022). Pelaksanaanya pun digelar di berbagai tempat dengan berbagai rangkaian acara. Mulai di hotel berbintang, Pantai Padang hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol Kota Padang.

Pada Prosesi Rakernas Apeksi yang bertempat di RTH Imam bonjol tidak terlihat memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan pelaku usaha.

Diketahui lokasi ini merupakan tempat diadakan Indonesia City Ekspo yang merupakan rangkaian kegiatan dari Rakernas Apeksi 2022  di mulai pukul 09.00-21.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) selama empat hari berturut-turut yang terbuka untuk umum.

Di RTH Imam Bonjol ini tersedia 3 jenis stand, pertama stand kota se-Indonesia, Stand Khusus Kota Padang serta Stand Mandiri dan beragam Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membuka lapak sendiri di pinggir RTH.

Salah satu PKL souvenir yang datang dari Jakarta, Edi mengatakan, selama pelaksanaan Apeksi Rakernas 2022 daya beli pengunjung sepi. "Selama kegiatan berlangsung, saya sudah di RTH, namun pembelinya sangat sepi," terang dia.

Lanjutnya, ia memilih tidak menyewa stand karena biaya sewa yang dikeluarkan terlalu mahal. "Biaya sewa mahal, sementara pengunjung tidak ramai. Biasanya, pada acara bertaraf nasional sebelumnya pengunjung iu lebih ramai dari yang ini," tuturnya yang menjual aksesoris Aparat Sipil Negara, Selasa (9/8/2022).

Tambahnya, biasanya pada acara bertaraf nasional itu diadakan di satu tempat saja, kali ini saya lihat tidak.

"Saya lihat lokasi pelaksanaannya terlalu banyak, jadi pengunjung tidak terpusat. Sehingga pembeli tidak ramai," tuturnya.

Sementara itu, ditemukan covesia.com, pedagang yang menyewa stand, Pak Iyan mengatakan, pembelinya masih sepi dibandingkan dengan kegiatan tingkat nasional lainnya.

"Seharusnya omset untuk kegiatan nasional perhari berkisar 2,5-4 juta, namun saat ini 1,5 juta perhari, hingga hari ini masih sepi. Ditambah lagi stand ini kita sewa," tuturnya.

Lanjut dia ia juga mengeluhkan pelaksanaan Rakernas Apeksi 2022 yang tidak dilaksanakan pada satu titik.

"Peminat pembeli itu menurun karena pelaksanaannya tidak pada satu titik saja," tutur pedagang Sate dari Kota Padang itu.

(lsa)

Berita Terkait

Baca Juga