Menarik! Taman Safari dan Kereta Gantung Akan Segera Hadir di Agam

Menarik Taman Safari dan Kereta Gantung Akan Segera Hadir di Agam Ilustrasi - pixabay

Covesia.com - Taman safari dan kereta gantung (cable car) bakal segera hadir di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pembangunan taman safari ini rencananya berlokasi di Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang. Sedangkan lokasi cable car akan menghubungkan Kecamatan Matur dan Tanjung Raya.

Hal ini diketahui setelah pertemuan Bupati Agam, Andri Warman, bersama dua tokoh profesional di bidang taman safari dan cable car, pada Kamis (1/9/2022) di Jakarta Barat.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam, Syatria menyebutkan, komitmen kepala daerah untuk menghadirkan taman safari dan cable car makin menemukan jalan terang.

Lanjutnya, bupati juga telah menemui tokoh-tokoh berkompeten di kedua bidang tersebut. Mereka adalah pemilik sekaligus Deputi Direktur Taman Safari Indonesia, Hans Manansang dan CEO of RajaMICE sekaligus Vice Chairman, Indonesia Tourism Industry Board (GIPI), Panca R Sarungu.

"Pada pertemuan bersama dua tokoh profesional itu, bupati mengekspos rencana pembangunan kereta gantung dan cable car, sekaligus merangkul keduanya menjadi investor,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis Pemkab Agam, ditulis Sabtu (3/9/2022).

Kata Syatria, gayung bersambut, kedua tokoh yang banyak membidani pembangunan taman safari dan cable car itu menaruh ketertarikan untuk mewujudkan rencana pengembangan destinasi wisata baru di Kabupaten Agam ini.

"Menurut keduanya, Kabupaten Agam berada di zona perlintas Riau dan Bukittinggi, sehingga prospek menjadi tujuan wisata terbilang tinggi,” lanjutnya.

Setelah pertemuan ini, kata Syatria pembagunan akan dilanjutkan dengan pembicaraan teknis dan survey lokasi. Keduanya akan mendalami secara teknis dan menggaet dukungan rekan investor lainnya.

Sambungnya, terkait pola kerjasama, nantinya jelas Syatria, Bupati Agam mengisyaratkan bahwa Pemerintah Kabupaten Agam sangat welcome dengan bentuk kerjasama yang akan dilakukan.

Bupati berharap pembangunan taman safari dan kereta gantung tidak hanya berimbas kepada sektor pariwisata saja, akan tetapi juga memberi dampak kepada ekonomi masyarakat.

"Bagi Bupati, multiplier effect pengembangan destinasi wisata ini nantinya berdampak kepada masyarakat, itu menjadi goal yang utama, bahkan bupati juga akan segera mendorong terwujudnya BUMD sebagai lembaga usaha terdepan daerah,” tuturnya.

Berita Terkait

Baca Juga