66 Tahun Unand, Tetap Akan Berinovasi untuk Kejayaan Bangsa

66 Tahun Unand Tetap Akan Berinovasi untuk Kejayaan Bangsa

Covesia.com - Universitas Andalas (Unand) memperingati puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) atau Dies Natalis yang ke 66 Tahun.

Kegiatan berlangsung di Convention Hall Unand, Selasa (13/9/2022) dihadiri oleh sejumlah undangan dari pejabat pemerintah daerah, tokoh pendidikan, rektor-rektor Unand terdahulu dan sejumlah mitra kerja Unand sendiri.

Rektor Unand Prof. Yuliandri, mengatakan pada Dies Natalis Unand kali ini dengan mengangkat tema "Berinovasi Untuk Kedjayaan Bangsa", 

"Ini suatu tema dengan melihat kondisi hari ini dan memandang masa depan, Unand harus musti selalu membuat suatu terobosan-terobosan. Nah tema ini berangkat dari cita-cita dari simbol Unand sendiri, yakni untuk Kedjajaan Bangsa," ungkap Rektor. 

Pada kesempatan kali ini kata Yuliandri pihaknya bersama unsur pimpinan Unand mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah banyak berkontribusi terhadap capaian-capaian yang telah diraih Unand dalam berbagai bidang.

"Kemudian kami juga harapkan dengan inovasi ini semua hasil telah dikaryakan atau yang telah dihasilkan oleh Unand, baik itu dari Dosen, Mahasiswa, Tenaga Kependidikan dan juga mitra-mitra lain Unand untuk kejayaan bangsa, dan dapat dimanfaat oleh masyarakat banyak," sebut Rektor.

Beberapa capaian tersebut diantaranya sambung Rektor, seperti menangani persoalan terkait penangan wabah Covid-19, maupun pasca pandemi ini, Unand punya kontribusi banyak untuk itu.

"Seperti sekarang saja, kami diminta oleh beberapa Kementerian dan BUMN untuk melakukan penemuan riset Vaksin," kata dia. 

Makanya dengan genapnya Unand 1 tahun ditetapkan sebagai Fakultas yang sudah PTNBH oleh sebab itu dengan perubahan kelembagaan Unand saat ini, tentu orientasi dan pengembangan-pengembangan musti diobah.

"Makanya saya berharap semua unsur keluarga besar Unand untuk bersama-sama merobah kembali mindset kita, bagaimana memajukan pendidikan di Unand ini," harapnya.

"Kenapa demikian, kata Rektor itu merupakan salah satu target kita ke depan yang juga kami sampaikan bahwa dengan banyak hal kita hadapi hari ini, apalagi dinamika suatu kejayaan kebangsaan hari ini, tentu peran perguruan tinggi boleh kami katakan punya andil yang cukup signifikan, maka kami siap insya Allah berkolaborasi dengan siapa saja termasuk memberikan sumbang pikiran dan kebijakan kepada pemerintah terutama di dalam mengatasi problem-problem kebangsaan hari ini," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Prof. Yuliandri menyebutkan sejumlah prestasi yang berhasil diraih Unand. Salah satunya penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai universitas yang memiliki permohonan kekayaan intelektual terbanyak bidan paten dan desain industri di periode 2020-2021.

Setahun PTNBH dijalankan di Unand, pihak rektorat pun juga sudah mulai membangun sejumlah infrastruktur dan fasilitas terkait pengembangan kualitas lulusan. Seperti misalnya pembangunan laboratorium sentral dengan anggaran Kemendikbud senilai Rp.67,8 miliar pada 2023 dianggarkan Rp.140 miliar untuk pengadaan fasilitasnya.

Selain itu juga ada pembangunan Taman Digital Unand yang sudah dimulai prosesnya 21 Agustus lalu. Rektor mengatakan, adanya taman digital ini untuk mewujudkan kampus cerdas, yang terintegrasi dengan teknologi IT yang mumpuni.

“Maka dari itu kontribusi semua civitas Unand maupun dengan pihak industri dan pemerintahan sangat diharapkan untuk mencapai target Unand sebagai universitas riset,” pungkasnya.

(don)


Berita Terkait

Baca Juga