Pelaku Percobaan Pembobolan ATM di Kampus UIN Imam Bonjol Padang Berhasil Ditangkap

Pelaku Percobaan Pembobolan ATM di Kampus UIN Imam Bonjol Padang Berhasil Ditangkap

Covesia.com - Pelaku percobaan pembobolan ATM BSI di Kampus II UIN Imam Bonjol Padang yang beralamat di Jl. M. Yunus Kel. Anduring Kec. Kuranji akhirnya ditangkap oleh Polisi pada Minggu (18/9/2022).

Pelaku juga merupakan mahasiswa dari kampus tersebut berinisial ZAS (19) dan berkuliah di Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syariah. 

Kapolsek Kuranji AKP Nasirwan saat dihubungi covesia.com membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar, kejadian pembobolan ATM itu hari Jumat dini hari sekitar jam 5 subuh, kemudian kemarin dia juga mencoba mencuri bola voli di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga," jelasnya saat dihubungi, Senin (19/9/2022).

Lalu, lanjutnya dia diamankan oleh Satpam, dan kemudian karena curiga maka wajah pelaku dicocokkan oleh Satpam dengan vidio yang ada di CCTV, ternyata cocok.

"Satpam lalu menghubungi anggota Polsek Kuranji, dan kemudian pelaku dibawa ke Mapolsek untuk diinterogasi," ujarnya.

Ternyata setelah di Interogasi, pelaku mengakui perbuatannya yaitu percobaan pembobolan ATM namun tidak berhasil.

"Sebenarnya pelaku ini diduga mempunyai sebuah penyakit Kleptomania (Kelainan psikologi yang secara tidak sadar suka mengambil barang orang lain)," jelasnya.

Namun walaupun begitu, terang Nasirwan pelaku tetap akan diberikan hukuman karena telah melakukan tindak kejahatan.

Dia juga menjelaskan saat ini pelaku sedang diproses di Polsek Kuranji dan pihak dari BSI telah datang juga ke Mapolsek untuk membuat Laporan Polisi.

"Kita akan menegakkan hukum, kalau memang secara psikologis menurut dokter tidak bisa ditahan, maka kita carikan jalan lain, namun kalau bisa maka akan kita lanjutkan proses hukumnya," imbuhnya.

Sementara itu Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN IB, Welhendri Azwar mengatakan pelaku memang benar mahasiswa dari UIN.

"Iya memang benar dia mahasiswa dari UIN, dan karena ini adalah pelanggaran berat maka akan kita keluarkan," terangnya kepada covesia.com

Namun dirinya masih menunggu proses dari pihak kepolisian dan nantinya akan diurus oleh Fakultas.

(adi)

Berita Terkait

Baca Juga