Direhabilitasi Lebih dari 5 Tahun, Sepasang Siamang Akhirnya Dilepasliarkan

Direhabilitasi Lebih dari 5 Tahun Sepasang Siamang Akhirnya Dilepasliarkan Foto: Lisa Septri Melina/Covesia.com

Covesia.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat lepasliarkan sepasang satwa dilindunggi di kawasan hutan CHV PT KSI. Satwa tersebut merupakan jenis Siamang (Symphalagus sindactylus) sebanyak satu pasang yang diberi nama Zacky dan Tintin.

Pelepasliaran kedua satwa tersebut dilakukan pada Selasa, (20/9/2022) kemarin. Diketahui, kedua satwa tersebut merupakan hasil penyerahan dari masyarakat di Kota Bukittinggi dan Payakumbuh, Sumatera Barat pada tahun 2015 dan 2016 silam.

Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono mengatakan, satwa tersebut telah menjalani proses rehabilitasi dan habituasi selama lebih kurang 5 tahun di Kalaweit Sepayang Solok.

"Keduanya diserahkan sudah lebih dari lima tahun, untuknTintin diserahkan 2015, sementara Zacky 2016 silam," 

Lanjutnya, hingga kini, sesuai dengan data medis serta pengamatan perilaku dan sifat liarnya, maka kedua Siamang tersebut sudah layak untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.

"Pelepasliaran dilakukan BKSDA Sumbar bersama Kalaweit di kawasan hutan CHV PT KSI dan disaksikan juga oleh Senior Manager Konservasi KSI dan Pegawai PT KSI," jelasnnya.

Kata Ardi, kami dari BKSDA Sumbar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung upaya pelestarian satwa liar. Lanjutnya, Siamang termasuk satwa yang dilindungi oleh pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 106 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. 

"Semoga saat berada dihabitatnya, Siamang tersebut hidup dan berkembang biak lebih baik dari sebelumya,"  pungkasnya.

(lsm)

Berita Terkait

Baca Juga