Begini Kondisi Terkini Bayi Kembar Siam yang Dirawat RSUP M Djamil Padang

Begini Kondisi Terkini Bayi Kembar Siam yang Dirawat RSUP M Djamil Padang Bayi kembar Siam yang dari Pariaman, saat ini dilakukan perawatan intensif di RSUP M Djamil Padang, Kamis (22/9/2022)(Foto: Covesia-Pariyadi)

Covesia.com - Pihak dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang menyampaikan kondisi terkini dari bayi kembar siam yang tengah dirawat di rumah sakit tersebut.

Diberitakan sebelumnya bayi kembar siam dengan kondisi satu badan dua kepala ini tengah dirawat intensif di Instalasi Kebidanan dan Anak RSUP Dr M Djamil Padang.

Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang Yusirwan mengatakan, kondisi bayi tersebut sekarang sangat kritis.

Bayi kembar siam yang sedang ditangani termasuk ke dalam kondisi asimetrikal karena kembar namun organnya tidak lengkap.

"Saturasi oksigen dari bayi tersebut saat ini hanya diangka 60, sehingga bayi tidak bisa lepas dari ventilator, jantung bayi memang ada dua, namun dari salah satu jantung dalam kondisi yang tidak lengkap, selain itu dia juga hanya memiliki satu paru-paru," terangnya kepada wartawan saat konferensi pers di RSUP M Djamil Padang, Jumat (23/9/2022).

Selain itu dia juga menjelaskan bayi hanya memiliki 2 tangan, 2 kaki dan  1 kelamin laki-laki serta 1 anus, maka untuk pemakaian dua orang ini juga susah dan memberatkan untuk dilakukan operasi pemisahan dengan kedua bayi selamat.

"Untuk dilaksanakan operasi emergency pun ini masih belum layak, karena kondisinya sangat-sangat kritis namun kita akan merapatkan dengan tim bagaimana untuk berpacu dengan waktu," jelasnya.

Kondisi anak juga tidak memungkinkan untuk menunggu sampai semua organnya siap karena jantung yang dua itu kondisinya bersatu, artinya darah kotor dan darah bersih dari bayi sudah bercampur.

Sehingga mengakibatkan oksigen didalam tubuh bayi tidak berjalan dengan baik, tulang belakang bayi ada dua, namun salah satunya hanya sampai dada.

"Jadi kondisinya tidak dimungkinkan secara medis ini dipisahkan hidup kedua-duanya tidak bisa dan tidak ada harapan, karena bagaimana mungkin salah satu yang hidup tidak punya kaki dan tangan serta organ penting lainnya," tegasnya.

Tentunya nanti akan ada operasi life serving kalau memang keadaan bayi mulai membaik dan layak untuk dioperasi agar saat masuk ke dalam ruang operasi keadaan bayi bisa stabil.

"Dan tim nanti akan memutuskan apa saja yang akan dipisahkan, karena pemisahan jantung bayi sangat rumit dan keadaan bayi tersebut pun jantungnya bocor sana sini," jelasnya.

Dia juga menjelaskan dalam perawatan kasus bayi tersebut RSUP M Djamil telah membentuk tim dengan 32 orang dokter sub spesialis yang menangani semua kebutuhan bayi tersebut.

Sebelumnya bayi kembar siam berjenis kelamin laki-laki dari pasangan Adrianto dan Ayu Septiani lahir dengan cara operasi sesar di RSUD dr. Sadikin Padusunan Kota Pariaman pada Rabu (21/9/2022) malam.

Keadaan bayi tersebut memiliki 2 kepala, namun semua organ yang lain hanya satu, seperti jantung, hati, dan paru-paru.

(adi)

Berita Terkait

Baca Juga