Dampak Kenaikan BBM, Harga Daging Ayam Segar Naik di Agam

Dampak Kenaikan BBM Harga Daging Ayam Segar Naik di Agam Ilustrasi (Dok.Covesia)

Covesia.com - Harga jual ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Agam, Sumatera Barat mulai merangkak naik.

Salah seorang pedagang daging ayam segar di Pasar Tradisional di Kecamatan Lubuk Basung, Dina (36) mengatakan, saat ini para pedagang menjual dengan harga Rp70 per ekor, jumlah tersebut meningkat Rp10 ribu dari bulan lalu.

"Untuk ayam yang kita jual memiliki berat berkisar antara 1,6 kg -1,8 Kg, sekarang kita jual Rp70 ribu/ekor, sebelumnya hanya Rp60 ribu," ujarnya kepada Covesia.com, Rabu (28/9/2022).

Dijelaskannya, meningkatnya harga jual di pasar tradisional tersebut dipicu tingginya harga beli dari peternak beberapa waktu terakhir. Untuk ayam yang dijual para pedagang setempat kebanyakan berasal dari peternak di Payakumbuh atau Pasaman.

"Pedagang menaikkan harga jual kepada kami, jadi harga di pasar juga kami tambah," katanya lagi.

Tidak hanya itu saja, melejitnya harga jual juga dipicu bertambahnya biaya transportasi akibatĀ  kenaikan harga BBM yang biasa digunakan para pedagang.

"Ayam ini kita beli di luar daerah, naiknya harga BBM membuat biaya untuk menjemputnya dari peternak juga meningkat," terangnya.

Ia mengaku naiknya harga jual ayam potong juga berdampak kepada daya beli masyarakat. sebelumnya dalam setiap hari pasar ia mampu menjual sekitar 100 sampai 150 ekor ayam namun bulan ini hanya berkisar antara 80 sampai 90 ekor ayam perharinya.

"Sudah pasti berkurang, biasanya beli satu ekor kalau sekarang beli setengah saja. Begitu juga langganan warung nasi mereka juga tidak berani memesan dalam jumlah banyak," tutupnya.

(jhn)


Baca Juga