Cuaca Ekstrem di Sumbar Diprediksi hingga Akhir November, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Cuaca Ekstrem di Sumbar Diprediksi hingga Akhir November BPBD Imbau Warga Tetap Waspada Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Covesia.com - Sebanyak tiga Kabupaten dilanda banjir dan longsor di Sumatera Barat akibat cuaca ekstrem yang terjadi saat ini. Titik tersebut yakni Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, dan Agam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur mengatakan titik bencana yang terbesar di tiga kabupaten disebabkan oleh hujan lebat dan angin kencang.

"Tiga kabupaten yang terdampak besar itu dikarenakan bencana banjir dan longsor karena cuaca ekstrem," ucapnya saat dihubungi via telpon, Rabu (16/11/2022). 

Diketahui Kabupaten Padang Pariaman terdapat dua titik bencana banjir akibat hujan lebat. Meskipun tidak terlalu besar tapi berdampak pada evakuasi warga di daerah terdampak banjir.

"Di Pariaman sempat bergeser aktifitas warga karena banjir tapi tidak terlalu besar," jelasnya.

Sementara di Kabupaten Agam terjadi bencana longsor di dua titik yakni Jalan Malalak dan Jalan Bukittinggi-Pasaman yang sempat menghambat akses jalan. 

"Longsor di titik ini sudah langsung dibersihkan dengan alat berat," ucapnya.

Sementara di Kepulauan Mentawai, banjir disebabkan oleh meluapnya air di sungai-sungai. Hari ini banjir sudah mulai menyusut kembali.

Rumainur mengungkapkan sampai saat ini tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir dan longsor yang menimpa Sumbar. Namun puluhan KK terdampak dan dilakukan evakuasi akibat cuaca ekstrem.

"Kita akan selalu standby tim dari provinsi, untuk daerah itu ada tim Kabupaten dan Kota yang menangani," terangnya.

Rumainur menjelaskan kondisi cuaca Sumbar saat ini merupakan puncak cuaca ekstrem hingga akhir November mendatang. 

Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat yang beraktifitas diluar ruangan untuk selalu berhati-hati ditengah cuaca ekstrem ini.

"Ini merupakan puncak musim hujan, jadi kami himbau kepada masyarakat beraktifiyas di luar ruangan atau mencari nafkah di ekonomi terbuka untuk selalu berhati-hati," imbaunya.

Sementara bagi masyarakat yang akan berpergian untuk selalu waspada terhadap kondisi jalan yang rawan terhadap longsor. 

"Bagi yang melakukan perjalanan antar kota untuk berhati-hati melewati jalan lintas seperti Padang-Solok, Padang-Bukittinggi, Pesisir Selatan, Payakumbuh-Riau," sebutnya.

(adi)

Baca Juga