1,2 Ton Rendang Tahap Pertama Dikirimkan LKAAM Sumbar ke Cianjur

12 Ton Rendang Tahap Pertama Dikirimkan LKAAM Sumbar ke Cianjur Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Datuak Nan Sati, saat menerima bantuan Rendang yang sudah dikemas dari pelaku UMKM di Kota Padang, Rabu (30/11/2022)(Foto: dok. Covesia-Primadoni)

Covesia.com - Sebanyak 1,2 ton makanan asli Ranah Minang, berupa Rendang mulai dikirimkan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar hari ini, untuk korban gempa bumi di Cianjur, Jawa  Barat, Rabu (30/1/2022).

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Fauzi Bahar Datuak Nan Sati, menyampaikan bahwa Rendang-rendang ini akan dikirimkan dengan memakai pesawat Hercules bantuan dari TNI AU.

"Hari ini kita mengirimkan rendang 1,245 ton dari 10 ton rencana yang akan dikirimkan untuk masyarakat korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat," ucapnya. 

Fauzi Bahar menambahkan, Rendang tahap pertama ini akan diberangkatkan dari Pangkalan Udara Sutan Sjahril, Tabing, Padang dengan pesawat Hercules, dan akan di jemput langsung oleh perantau dari Ranah Minang di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

"Hari ini juga, para perantau dari ranah Minang akan menjemput Rendang tahap pertama ini, dan akan didistribusikan esok ke korban bencana alam gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat," jelasnya. 

Lebih lanjut kata dia, pemilihan rendang untuk korban bencana alam gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat menurut Fauzi Bahar karena Rendang yang dikirim dikemas dengan higienis dan siap saji.

"Rendang yang kita kirim ini siap saji. Bisa dipanaskan, dan bisa dimakan langsung oleh pengungsi. 2,5 ons yang bisa dimakan langsung oleh satu keluarga," bebernya.

Baca juga: LKAAM Bakal Kirim 10 Ton Rendang Pasca Gempa Cianjur

Fauzi Bahar menjelaskan juga, Rendang yang dibuat untuk korban bencana alam gempa di Cianjur, dibuat langsung oleh para pelaku UMKM yang ada di Sumbar.

"Jadi, dalam proses pembuatan rendang ini, kita melibatkan UMKM yang ada di Sumbar. Jadi, ekonomi UMKM kita bergerak. InsyaAllah akan kita pesan lagi 2 ton untuk di berangkatkan minggu depan," kata dia. 

Ia menuturkan, penggalangan bantuan bagi korban gempa Cianjur, merupakan bentuk bela sungkawa dan keprihatinan masyarakat Minang terhadap bencana gempa yang telah menyebabkan ratusan orang meninggal dunia di daerah itu. 

"Saat Kota Padang dan Sumatera Barat dilanda gempa pada tahun 2007 dan tahun 2009 lalu, bantuan dan perhatian serupa juga pernah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat Sumbar yang saat itu tengah berduka akibat bencana," pungkasnya. 

(don) 

Baca Juga