Walhi Ungkap Pemko Padang Tidak Ada Respon Soal Mitigasi Luapan Sungai di Bungus

Walhi Ungkap Pemko Padang Tidak Ada Respon Soal Mitigasi Luapan Sungai di Bungus Foto: dok. WALHI Sumbar

Covesia.com - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Barat (Sumbar) bersama masyarakat Teluk Kabung, tengah menyurati Pemerintah Kota Padang terkait upaya mitigasi luapan Sungai Ibuang Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Hal ini menyusul keadaan sedimentasi di daerah aliran Sungai Ibuang dalam kondisi yang memprihatinkan sehingga saat musim hujan sungai tak mampu menampung debit air yang laju dari hulu sehingga banjir tak dapat dielakkan.

Dewan Daerah Walhi Sumbar, Yoni Candra mengatakan pihaknya sudah beberapa kali meminta untuk hearing baik secara kelembagaan dengan bersurat maupun secara personal kepada Pemerintah Kota Padang, namun tidak ada respon sama sekali.

"Kita sudah surati hearing secara formal bahkan personal via WA, namun alasan dari pihak Pemko Padang, katanya pak Walikota jadwalnya padat dan itu hanya dijalani sendiri karena wakil Walikota Padang tidak ada," terangnya kepada covesia.com, Rabu (30/11/2022).

Menurut Yoni alasan tersebut tidaklah tepat karena Kota Padang memiliki pemerintah dan struktur yang dapat direkomedasikan untuk merespon surat hearing Walhi Sumbar.

"Kalau persoalan tidak ada wakil tentu bukan urusan kami, itu juga bukan alasan yang tepat apalagi untuk mengatasi permasalahan mitigasi luapan sungai ini," jelasnya.

Diketahui wilayah Sungai Ibuang hanya memiliki lebar 3 meter, panjang 1600 meter, dan ketinggian sungai dengan permukaan 30 cm. Beberapa titik sungai antara badan sungai dengan permukaan sama rata.

Sedimentasi sungai Ibuang diakibatkan material sisa pecahan batuan serta tanah clay dari aktivitas galian dan pertambangan yang berada diperbukitan yang berada dihulu Sungai Ibuang.

"Kondisi ini sudah terjadi sejak 2017. Sampai hari ini kalau hujan maka wilayah Sungai Ibuang meluap dan merendam permukiman warga, bahkan hampir semua pemukiman di Teluk Kabung Tengah dan Utara terendam banjir," terangnya.

Luapan Sungai Ibuang ini berdampak terhadap 73 rumah. Apabila curah hujan berlangsung lama, rumah warga yang terdampak lebih dari ratusan rumah. 

Lebih lanjut, Yoni mengatakan apabila Pemko Padang tidak melakukan upaya mitigasi Sungai Ibuang maka banjir akan terus terjadi dan menyebabkan kerugian bagi masyarakat.

"Jika tidak ada upaya mitigasi maka banjir dapat mengancam warga Teluk Kabung Tengah dan kurang lebih 200 hektar wilayah kelola masyarakat seperti sawah dan ladang akan terus terjadi," ungkapnya.

(adi)


Baca Juga