Akibat Cuaca Ekstrem, Puluhan Titik Bencana Terjadi di Padang Pariaman

Akibat Cuaca Ekstrem Puluhan Titik Bencana Terjadi di Padang Pariaman Tim Basarnas saat mengevakuasi warga di Padang Pariaman, Senin malam (23/1/2023)(Foto: dok. Basarnas Padang)

Covesia.com - Akibat cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Sumbar kemaren, Senin (23/1/2023) mengakibatkan banyak bencana terjadi di beberapa daerah.

Salah satunya di Kabupaten Padang Pariaman, tercatat puluhan titik bencana terjadi selama hujan deras yang melanda daerah ini.

Kasiops Basarnas Padang, Octavianto mengatakan dari data yang mereka terima sebanyak 3 titik mengalami banjir dan tanah longsor, 13 titik mengalami banjir, 7 titik menyebabkan tanah longsor, dan 2 titik kejadian pohon tumbang.

"Selama hujan deras yang melanda daerah Padang Pariaman mengakibatkan 25 titik bencana yang datanya terkumpul hingga pukul 02.02 WIB dini hari," ungkapnya, Selasa (24/1/2023).

Dijelaskan Octavianto, tiga titik banjir dan tanah longsor melanda Korong Tanah Taban, Nagari Pasie Laweh Lubuak, Kecamatan Lubuak Aluang. Di daerah ini banjir merendam beberapa rumah warga dan beberapa warga terjebak.

"Banjir menimbun badan jalan setinggi 200 cm, ada 6 orang dan tiga balita yang berhasil di evakuasi dari daerah sana. Untuk dampaknya 5 orang mengalami luka-luka," ucapnya.

Sementara titik kedua banjir dan tanah longsor menimpa Korong Asampulau Kecamatan 2 x 11 Anam Lingkuang. Banjir merendam beberapa rumah warga dan persawahan warga.

"Tanah longsor juga ada yang menimbun rumah warga, ada beberapa terjebak banjir. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," jelasnya.

Titik selanjutnya daerah Korong Gantiang Nagari Sungai Asam Kecamatan 2 x 11 Anam Lingkuang dimana tanah longsor menimbun badan jalan. 

Untuk 13 titik banjir, Oktavianto menjabarkan titik tersebut terjadi di Korong Batang Tapakih Nagari Sintuak Toboh Gadang. Banjir merendam 4 unit rumah warga dan persawahan warga. 

"Ada sebanyak 7 orang dari 4 KK yang terdampak bencana banjir," ucapnya. 

Di Korong Surantiah Nagari Lubuak Aluang banjir merendam beberapa rumah warga dengan ketinggian 200 cm. Di lokasi ini sebanyak 40 KK terdampak banjir.

Begitu juga di Korong Kampuang Tangah Nagari Padang Bintungan Kecamatan Nan Sabaris, banjir merendam beberapa rumah warga dengan ketinggian 200 cm yang berdampak pada 15 KK.

"Di Korong Palak Pisang Nagari Sikabu Lubuak Aluang banjir merendam beberapa rumah warga  dan ada dua orang terdampak banjir," sebutnya.

Banjir juga melanda Korong Batiah batiah Nagari Gadua yang ikut merendam rumah warga. Sementara di Korong Bukik Caliak dan Pulau Aia Nagari Padang Kandang Pulau Aia Padang Bintungan, banjir merendam beberapa rumah warga dan fasilitas lainnya.

"Ada beberapa warga yang terdampak di Bukik Caliak namun untuk jumlah pastinya sedang di selidiki," jelasnya.

Sementara di Korong Toboh Baru Nagari Sintuak banjir juga merendam rumah warga. Sedangkan di Korong Kampuang Tangah Nagari Padang Bintungan banjir merendam rumah warga. Tidak ada korban jiwa di lokasi tersebut.

Banjir yang melanda Korong Labuah Nagari Limpato Sungai Sariak, banjir merendam beberapa rumah warga dan persawahan warga. ada 4 KK yang terdampak bencana tersebut. 

"Banjir setinggi 50 cm merendam beberapa rumah warga dan beberapa warga terjebak di Korong Ladang Laweh dan Bari Nagari Sicincin," sebutnya.

Banjir setinggi 50-200 cm juga merendam beberapa rumah warga di Korong Pasa Limau Nagari Parik Malintang. Sementara di Korong Lubuak Tanah Nagari Koto Tinggi, banjir merendam beberapa rumah warga dan fasilitas lainnya.

Begitu juga dengan bencana tanah longsor menimpa Korong Sungai Ibua II Nagari Sungai Sariak yang menimbun satu unit rumah warga.

"Ada dua orang korban meninggal dunia akibat bencana tanah longsor tersebut," ungkapnya. 

Di Korong Balah Aie dan Korong Rimbo Kalam Nagari Anduriang, tanah longsor menimbun satu unit rumah dan badan jalan. 

"Di Korong Rimbo Kalam penghuni rumah yang baru keluar baru empat orang, satu orang belum diketahui. Wali Korong masih mencari data terbaru," ucapnya.

Tanah longsor menimbun satu unit Fasilitas Ibadah/Surau  di Korong Cimpua Pasa Durian Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak. 

Tanah longsor juga menimbun badan jalan di Korong Sakayan Nagari Pasie Laweh Lubuak Aluang dan Korong Sungai Pua Nagari Koto Dalam Barat. 

"Longsor ada menimbun badan jalan Propinsi Simalaka di Korong Lubuak Aro Nagari Tandikek," jelasnya.

Untuk bencana pohon tumbang menimpa badan jalan di Korong Koto Mambang Nagari Koto Mambang Kampuang Tanjuang Sungai Durian. Sementara di Korong Pasa Limpato Nagari Limpato Sungai Sariak, pohon tumbang menimpa satu unit rumah warga. 

Octavianto mengatakan bencana hidrometeorologi terjadi karena  curah hujan yang sangat tinggi dan naiknya debit air di beberapa sungai. Beberapa titik mengalami angin kencang yang menyebabkan ada beberapa titik pohon tumbang.

(adi/don) 

Baca Juga