KPU Pasbar Tetapkan Daftar Pemilih Sementara Sebanyak 259.329 Pemilih

KPU Pasbar Tetapkan Daftar Pemilih Sementara Sebanyak 259329 Pemilih Ketua KPU Pasbar, Alharis (Dok Covesia)

Covesia.com - Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 ini sebanyak 259.329 pemilih sesuai hasil rapat pleno terbuka Penetapan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah itu.

Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis mengatakan jumlah itu masih bersifat sementara dan masih ada kemungkinan akan bertambah sebelum ditetapkan jadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Bagi masyarakat yang masih belum terdata sebagai pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 ini, maka diharapkan untuk segera melapor kepada PPS atau PPK," terang Ketua KPU Pasbar, Alharis, Rabu (16/9/2020).

Alharis menyampaikan selanjutnya Data DPS ini akan dilakukan proses perbaikan yang namanya Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP).

"Setelah itu baru ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta nanti masih ada perbaikan lagi yang namanya Daftar Pemilih Pindahan (DPPh). Kita akan libatkan seluruh PPS, PPDP, dan PPK untuk menyukseskan ini agar tidak ada nantinya warga kita yang tidak bisa menyalurkan hak pilihnya, karena itu adalah hak setiap warga negara," katanya.

Untuk diketahui, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ditetapkan oleh KPU kemarin ada sebanyak 1.034 TPS yang tersebar di 19 Nagari dan 11 Kecamatan se Kabupaten Pasaman Barat.

Sementara itu, jumlah pemilih untuk masing-masing kecamatan yaitu untuk Kecamatan Sungai Beremas 16.225 pemilih, Lembah Melintang 29.542 pemilih, Pasaman 43.611 pemilih, Talamau 19.517 pemilih dan Kinali 42.438 pemilih.

Sedangkan di Kecamatan Gunung Tuleh ada sebanyak 15.809 pemilih, Ranah Batahan 17.403 pemilih, Koto Balingka 18.530 pemilih, Sungai Aur 19.961 pemilih, Luhak Nan Duo 26.751 pemilih dan di Sasak Ranah Pasisia sebanyak 9.542 pemilih.

"Kita mengimbau masyarakat untuk ikut pro aktif mendatangi petugas PPDP dan melapor ke petugas PPS jika ada dari kita atau masyarakat yang tidak terdata," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga