Kasus Covid-19 di Pasaman Barat Bertambah 17 Orang Lagi

Kasus Covid19 di Pasaman Barat Bertambah 17 Orang Lagi Kalaksa BPBD Pasaman Barat, Edi Busti didampingi juru bicara Covid-19, dr. Gina Alecia, M.Kes dalam siaran persnya di Simpang Empat, Selasa (22/9/2020).

Covesia.com - Gugus Tugas Percepatan Penangangan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melaporkan bahwa hari ini terjadi penambahan kasus baru yang sangat tajam sebanyak 17 orang lagi terkonfirmasi Positif Covid-19.

Bupati Yulianto melalui Kalaksa BPBD Pasaman Barat, Edi Busti mengatakan pasien positif itu diketahui usai menerima hasil tes Swab dari Laboratorium FK. Unand Padang hari ini, Selasa.

"Berdasarkan informasi dari Laboratorium FK. Unand Padang terhadap pelaksanaan Swab Test yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah di BPD Ujung Gading dan Puskesmas Desa Baru pada tanggal 22 September 2020 kemarin, didapatkan hasil 15 orang terkonfirmasi Positif Covid-19," terang Kalaksa BPBD Pasaman Barat, Edi Busti didampingi juru bicara Covid-19, dr. Gina Alecia, M.Kes dalam siaran persnya di Simpang Empat, Selasa (22/9/2020).

Edi Busti menyampaikan dari 15 orang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, 10 orang merupakan pegawai Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan lima orang lagi merupakan tenaga kesehatan setempat.

"Enam orang pegawai BPD Ujung Gading, masing-masing berinisial E (46), R (35), YAP (25), RS (31), DA (44) dan MNA (33) yang diduga kontak dengan pasien positif sebelumnya. Kemudian tiga orang pegawai BPD Ranah Batahan yang berinisial RN (23), RY (23), dan AP (37) juga diduga kontak dengan pasien positif sebelumnya. Selanjutnya RK (29) pegawai BPD Air Bangis yang sempat kontak dengan pasien positif sebelumnya," tambah Edi Busti.

Kemudian yang lima orang lagi kata dia merupakan tenaga kesehatan setempat yang berinisial SL (41), AG (41), SN (40), SN (36) dan M (20).

"Selanjutnya dua orang lagi merupakan hasil pemeriksaan tes Swab dari Puskesmas Batipuh, Tanah Datar yang berisial Y (64) dan M (64) warga Pasaman Baru, Pasbar. Kedua pasien merupakan pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif," katanya.

Pemerintah Daerah kata dia akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 17 orang pasien positif itu di RSUD Jambak dan RS Yarsi Simpang Empat.

"Direncanakan 17 orang pasien positif ini akan diisolasi di Balai Diklat Talu, Pasbar. Kemudian bisa juga di RSUD Jambak dengan memperhatikan kondisi kesehatan pasien," katanya.

Saat ini kata dia sudah dilaksanakan langkah cepat proses tracking dan testing untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasaman Barat.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mohon dukungan semua pihak untuk selalu bekerjasama bersama sama membasmi penyebaran Covid-19 di Bumi Mekar Tuah Basamo.

"Selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti Rajin mencuci tangan dengan air mengalir, selalu memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga