Diduga Edarkan Narkoba, Dua Orang Pria di Kota Pariaman Diringkus Polisi

Diduga Edarkan Narkoba Dua Orang Pria di Kota Pariaman Diringkus Polisi Kedua pelaku pengedar narkoba yang diamankan jajaran Satresnarkoba Polres Kota Pariaman, Minggu (27/9/2020)(Foto: dok.humas)

Covesia.com - Dua orang pria yang diduga mengedarkan narkoba ditangkap polisi pada Minggu (27/9/2020) kemarin, di Desa Taluak, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Kota Pariaman, AKBP Deny Rendra Laksmana melalui Kasat Narkoba Polres Pariaman AKP Heritsyah, pada Senin (28/9/2020).

"Kedua pelaku atas nama RM alias baron (39) dan HD(38). Kedua pelaku merupakan warga Kecamatan Pariaman Selatan," sebut Heritsyah.

Lanjut Heritsyah, pelaku ditangkap sekitar pukul 18.30 WIB kemarin, di rumah salah seorang pelaku di Desa Taluak, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman.

Heritsyah mengatakan, dari penangkapan pelaku itu, pihaknya mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan ganja. 

"Satu paket kecil sabu-sabu, satu lenting rokok diduga ganja ditemukan dalam bungkusan rokok, satu buah timbangan digital, seperangkat alat hisap sabu-sabu, enam pack kecil plastik pembungkus sabu-sabu dan uang sebesar Rp1.120.000," ungkapnya.

Barang bukti lain yang diamankan dari penangkapan pelaku kata Heritsyah, 7 buah mancis, satu buah buku catatan penjualan narkoba jenis sabu-sabu, dan tiga unit Handphone berbagai merek. 

Kronologis kejadian penangkapan pelaku, berawal dari laporan masyarakat bahwa di rumah pelaku sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba jenis sabu-sabu.

"Setelah mendapatkan informasi tersebut, tim langsung segera menindak lanjutinya, dan melakukan pengintaian di sekitar rumah pelaku," ucapnya. 

Dikatakan Heritsyah, setelah memastikan diduga kedua pelaku sedang berada di rumah, tim langsung mengamankan mereka tersebut. Kemudian langsung melakukan penggeledahan dan mengamankan barang bukti. 

"Saat ini kedua orang pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Kota Pariaman, untuk pengusutan lebih lanjut," jelasnya. 

(per/nod)

Berita Terkait

Baca Juga