Bawaslu Pasbar Kembali Teruskan Dua Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Bawaslu Pasbar Kembali Teruskan Dua Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN Bawaslu Pasbar saat meneruskan dua kasus dugaan pelanggaran Netralitas ASN ke KASN (Ist)

Covesia.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pasaman Barat, Sumatera Barat kembali meneruskan dua kasus temuan dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Komisi ASN Republik Indonesia terkait Pilkada.

Divisi hukum penanganan pelanggaran dan sengketa Bawaslu Pasaman Barat, Beldia Putra mengatakan kedua ASN yang diduga melakukan pelanggaran Netralitas itu merupakan oknum Kepala Sekolah dan guru.

"Kita telah meneruskan dua kasus pelanggaran netralitas ASN ke Komisi ASN RI pada (19/10/2020) kemaren melalui Bawaslu Propinsi Sumbar," terang Divisi Hukum penanganan pelanggaran dan sengketa Bawaslu Pasaman Barat, Beldia Putra, Selasa (20/10/2020).

Beldia Putra mengatakan dugaan pelanggaran netralitas ASN itu dilakukan oleh seorang oknum kepala sekolah dengan inisial Y dan Seorang oknum guru sekolah dengan inisial H.

"Kedua ASN tersebut diduga masing-masing telah melakukan pelanggaran Netralitas ASN, yakni oknum kepala sekolah Y memposting salah satu pasangan calon di akun media sosialnya. Sedangkan oknum guru sekolah inisial H melakukan pelanggaran dengan bernyanyi dan berjoged didepan posko pemenangan salah satu pasangan calon," tambah Beldia Putra.

Beldia menjelaskan dua temuan dugaan pelanggaran netralitas ASN itu ditemukan berdasarkan informasi awal pada (8/10/2020) kemarin dari masyarakat kepada Bawaslu dan kemudian dilakukan penelusuran.

"Selama penulusuran dilapangan kita minta keterangan saksi-saksi dan melengkapi bukti-bukti temuan, sehingga syarat formil dan materil terpenuhi. Setelah terpenuhi maka kita register pada tanggal (14/10/2020) lalu," katanya.

Selanjutnya kata Beldia, pihaknya kemudian melakukan kajian dugaan pelanggaran netralitas ASN itu selama tiga hari untuk disimpulkan. Setelah itu diteruskan ke Komisi ASN RI melalui Bawaslu Propinsi Sumatera Barat.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga