Balai Bahasa: Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Bahasa di Media Massa Penting

Balai Bahasa Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Bahasa di Media Massa Penting Sosialisasi Pentingnya Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Bahasa pada Media Massa di Bukittinggi oleh Balai Bahasa Propinsi Sumbar, Rabu (21/10/2020).

Covesia.com - Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mensosialisasikan pentingnya pengawasan dan pengendalian penggunaan bahasa pada media massa di Bukittinggi, Rabu (21/10/2020). Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan media massa di Bukittinggi dan instansi terkait.

Kepala Balai bahasa Propinsi Sumbar, Aminulatif mengatakan bahasa merupakan alat komunikasi agar suatu pesan bisa tersampaikan karena melalui bahasa suatu maksud bisa tersampaikan.

"Penggunaan bahasa di instansi dan media massa tentu ada, bagaimana penggunaan bahasa yang sesuai akan mempengaruhi pembaca dan topik yang akan diterima pembaca maupun pendengar," jelasnya.

Ia juga menyampaikan Bukittinggi menjadi peringkat ke 3 dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar dalam penggunaan bahasa.

Ditambah terpilihnya duta bahasa dari Bukittinggi yang akan mewakili Sumbar ditingkat Nasional.

Sementara itu, Kepala dinas Kominfo Bukittinggi, Novri mengungkapkan perlu pemahaman untuk memaknai bahasa sehingga sampai pada suatu pemahaman karena bahasa suatu lambang atau bunyi yang digunakan suatu masyarakat.

"Bahasa juga memiliki fungsi sebagai alat komunikasi untuk saling mengenal satu sama lain dan dapat menyampai suatu hal," ungkapnya.

Ia menyampaikan di dunia saja memiliki 6 sampai 7 ribu bahasa yang digunakan sedangkan di Indonesia 318 bahasa yang dijadikan sebagai alat komunikasi.

"Ini merupakan suatu kasanah bagi kita, bagaimana moment bangsa ada alat pemersatu bangsa dari bahasa itu," ujarnya.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga