Kemenag Pasbar Minta Polisi Ringkus Pelaku Pencurian 2.000 Pasang Buku Nikah

Kemenag Pasbar Minta Polisi Ringkus Pelaku Pencurian 2000 Pasang Buku Nikah Kakan Kemenag Pasaman Barat, Muhammad Nur

Covesia.com - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) meminta pihak kepolisian setempat bisa mengungkap kasus dan meringkus pelaku pencurian 2.000 pasang buku nikah yang terjadi pada tahun 2017 lalu.

Kakan Kemenag Pasaman Barat, Muhammad Nur mengatakan kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Pasbar tahun 2017 lalu dan tak kunjung terungkap.

"Berdasarkan informasi di media ada laporan di Polres Pasaman Barat terkait buku nikah yang hilang itu. Mudah-mudahan Kepolisian bisa segera mengungkapnya," kata Muhammad Nur, Rabu (21/10/2020).

Muhammad Nur mengatakan atas nama Kantor Kementerian Agama mengucapkan terima kasih kepada pelapor dan pihak kepolisian yang mulai menemukan titik terang tentang buku nikah itu.

Menurutnya buku nikah itu adalah dokumen sah negara yang di dalamnya adanya lambang Negara Indonesia Garuda Pancasila yang tidak bisa digunakan sembarangan.

"Sudah keharusan kita semua menjaganya, dan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi," ujarnya.

Ia menyebutkan jika nanti terungkap maka pelakunya bisa dihukum sesuai aturan yang berlaku.

Ia menjelaskan sebanyak dua ribu pasang  buku nikah dengan nomor seri SB 5663501 sampai dengan SB 5665500 pada 2017 lalu hilang. 

Pihak Kemenag Pasaman Barat telah membuat laporan polisi ke Polres Pasaman Barat dengan nomor : LP/202/VI/2017 pada tanggal 25 Juni 2017.

Saat itu pihak Polres Pasaman Barat telah melihat ke lokasi kejadian dan saat itu Kantor Kemenag dalam keadaan kosong karena saat itu hari Raya Idul Fitri.

Kasus kehilangan buku nikah itu mulai menemukan titik terang karena ada laporan baru ke Polres Pasaman Barat tentang adanya dugaan penggunaan buku nikah yang hilang sesuai nomor seri buku nikah itu. 

Pihak Polres Pasaman Barat saat ini masih melakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap kasus itu.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga