Tak Netral, Wali Nagari Koto Baru Zulfian Divonis Denda Rp5 Juta

Tak Netral Wali Nagari Koto Baru Zulfian Divonis Denda Rp5 Juta Suasana proses persidangan di Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Selasa (17/11/2020) kemarin. (Ist)

Covesia.com-Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Sumatera Barat memvonis Wali Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Zulfian didenda sebesar Rp5 Juta.

Zulfian divonis karena terbukti melanggar aturan pilkada tentang netralitas pemilu.

"Terdakwa dijatuhi hukuman membayar denda sebesar Rp5 juta," ucap Hakim Ketua, Bayu Agung Kurniawan saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Selasa (17/11/2020) kemarin.

Zulfian dinyatakan melanggar Pasal 188 UU RI Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

"Dijatuhi hukuman membayar denda, karena menilai terdakwa melanggar aturan pilkada tentang netralitas sebagai wali nagari atau pejabat pemerintah," tambahnya.

Zulfian terbukti menghadiri kampanye salah satu paslon Bupati dan Wakil Bupati di Pasaman Barat.

Namun putusan hakim tersebut berbeda dengan tuntutan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum. 

Sebelumnya jaksa penuntut umum menuntut terdakwa dengan tiga bulam kurangan penjara dan denda Rp3 juta.

Dalam ruang sidang tersebut terdakwa menyatakan menerima putusan hakim tanpa berniat mengajukan banding terhadap putusan hukuman yang diterimanya.

“Saya menerima putusan tersebut majelis hakim yang mulia,” ujar oknum Wali Nagari Zulfian di salah satu kepala pemerintahan nagari di Kecamatan Luhak Nan Duo.

Terdakwa juga mengaku tidak akan mengajukan banding apalagi kasasi.

Proses persidangan tersebut digelar dengan penerapan protokol kesehatan dan pembatasan jumlah pengunjung di ruang sidang.

Sejumlah keluarga dan rekan terdakwa turut hadir di dalam ruangan sidang.

(hri)



Berita Terkait

Baca Juga