Minggu ke-37 Pandemi Covid-19 di Sumbar, 13 Daerah Berada di Zona Orange dan 6 Zona Kuning

Minggu ke37 Pandemi Covid19 di Sumbar 13 Daerah Berada di Zona Orange dan 6 Zona Kuning Ilustrasi (Dok.Covesia)

Covesia.com - Sumatera Barat memiliki 19 daerah yang terdiri dari Kabupaten dan Kota. Di minggu ke 37 masa pandemi ini 13 daerah berada di zona orange atau sedang dan 6 daerah di zona kuning atau resiko rendah. 

"Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,40), Kota Sawahlunto (skor 2,39), Kabupaten Pasaman (skor 2,34), Kota Padang (skor 2,31), Kabupaten Dharmasraya (skor 2,28), Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,18), Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,16) Kabupaten Tanah Datar (skor 2,04) Kabupaten Agam (skor 2,03) Kabupaten 50 Kota (skor 1,93), Kota Padang Panjang (skor 1,90), Kota Solok (skor 1,84), Kabupaten Solok (skor 1,84), tiga belas daerah ini berada di zona beresiko sedang," ungkap Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal, Minggu (29/11/2020).

Jasman mengatakan melihat skor diatas, yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Solok dan Kota Solok. 

"Kasus positif dan adanya kasus meninggal meningkat tajam dalam minggu ke-37 pandemi ini. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintensifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan Covid-19 dapat lebih baik lagi," ujarnya. 

Tak hanya itu Jasman juga merincikan 6 daerah yang masuk zona kuning. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,73), Kabupaten Solok Selatan (skor 2,52), Kota Payokumbuah (skor 2,48), Kota Pariaman (skor 2,51), Kota Bukittinggi (skor, 2,44), dan Kabupaten Sijunjuang (skor 2,44). 

Kabupaten Kepulauan Mentawai mendapatkan skor tertinggi dalam minggu ke-37. Hal ini dipicu karena tingginya angka testing, sedikit yang positif yang lalu disusul oleh Kabupaten Solok Selatan. Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi satu-satunya Kabupaten Kota di Sumatera Barat yang belum ada kasus kematian di daerahnya. 

Sampai minggu ke 37 ini belum ada daerah Sumbar yang berada di zona hijau (tak ada kasus) pun demikian zona merah. 

Di akhir Jasman menyebutkan semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran Covid-19 di daerah tersebut.

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga