Kunjungi Pasbar, Fakhrizal Kembali Tegaskan Biaya Pendidikan Gratis Jika jadi Gubernur Sumbar

Kunjungi Pasbar Fakhrizal Kembali Tegaskan Biaya Pendidikan Gratis Jika jadi Gubernur Sumbar Saat Fakhrizal kunjungi warga di Pasaman Barat. (Foto: Peri Musliadi/covesia)

Covesia.com - Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Fakhrizal-Genius Umar, akan gratiskan biaya pendidikan sampai Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di provinsi tersebut jika diberi amanah.

"Insyaallah kalau diberikan amanah kami akan gratiskan biaya pendidikan sampai tingkat SLTA untuk masyarakat berekonomi lemah," sebut Fakhrizal saat silahturahmi dengan warga Kabupaten Pasaman Barat, pada Minggu (29/11/2020).

Ada beberapa titik lokasi yang dikunjungan mantan Kapolda Sumbar tersebut di Pasaman Barat pada Minggu (29/11/2020), diantaranya di Sasak Ranah Pasisia, Simpang Empat Kampung Jambak, dan Suko Mananti, Nagari Aua Kuniang.

Fakhrizal mengatakan, pendidikan adalah salah satu program prioritasnya jika diberikan amanah memimpin Sumbar.

"Sebab pendidikan yang layak mesti harus didapatkan oleh generasi Sumbar," katanya. 

Karena kata Fakhrizal, pendidikan itu penting untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Sumbar yang sudah tertinggal ini. 

"Sumbar sudah tertinggal dari provinsi tetangga seperti, Pekanbaru dan Jambi. Padahal provinsi tersebut sebelumnya di bawah kita, bahkan dulunya mereka belajar ke Sumbar," ungkap putra Kabupaten Agam tersebut. 

Makanya itu, kata Fakhrizal, ia prihatin dengan kondisi Sumbar saat ini, yang lebih dari 20 persen masyarakatnya tidak sampai tamat SMA atau sederajat. 

"Kalau kondisi ini tetap dibiarkan masyarakat Sumbar, akan tetap terpuruk digaris kemiskinan," jelasnya.

Fakhrizal menyebutkan, selain pendidikan gratis ia bersama pasangannya Genius Umar juga mempunyai program satu rumah satu sarjana. Karena dengan pendidikan yang mempuni dan setiap rumah sudah memiliki sarjana. Maka itu akan dapat menumbuhkan ekonomi yang baik bagi keluarga tersebut.

"Karena, kalau setiap rumah sudah memiliki sarjana. Dengan itu setiap potensi baru terus muncul disetiap keluarga. Dan kekreatifan akan ada untuk membuka peluang keluarga itu sendiri,"ujarnya. 

(pri)

Berita Terkait

Baca Juga