Ini Langkah DPPP Kota Pariaman Antisipasi Hama Wereng

Ini Langkah DPPP Kota Pariaman Antisipasi Hama Wereng Kadis DPPP Kota Pariaman, Dasril

Covesia.com - Seluas 75,25 hektar sawah di tiga kecamatan di Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) diserang hama wereng semenjak Juni 2020.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) kota tersebut mengatakan, untuk mengatasi pihaknya bersama tim Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) melakukan sejumlah langkah antisipasi dan pencegahan. 

"Kami sudah melakukan langkah antisipasi dan pencegahan agar hama tidak menyebar lebih luas dan tidak terulang kembali," sebut Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Dasril pada Senin (30/11/2020).

Lanjut Dasril, akibat hama wereng ini sehingga ratusan petani pemilik sawah mengalami gagal panen.

Dasril menyebutkan, adapun langkah yang dilakukan yaitu di antaranya dengan penyemprotan insektisida, penyuluhan pengendalian hama kepada petani, membersihkan gulma di area persawahan, serta merekomendasikan varietas padi untuk ditanam.

Dasril menyampaikan, saat ini jenis varietas padi yang ditanam di kawasan terdampak hama wereng tersebut yaitu IR 42 namun pihaknya meminta petani nantinya menanam padi jenis varietas lainnya.

"Kami merekomendasikan jenis varietas padi Bujang Marantau dan bibitnya akan kami berikan," ujarnya.

Dikatakan Dasril, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, menganggarkan pembelian benih padi jenis Bujang Maranta untuk 500 hektare sawah.

Kemudian, Pemerintah Sumbar juga akan memberikan bantuan bibit padi varietas Bujang Marantau untuk 500 hektare sawah di Kota Pariaman yang realisasinya sama dengan bantuan Pemkot Pariaman yaitu 2021.

Dasril mengungkapkan, data sawah terdampak hama wereng tersebut bersumber dari pengamat hama penyakit tanaman BPTPH Sumbar yang melakukan pendataan di Pariaman.

Berdasarkan pendataan tersebut lokasi terdampak hama wereng yaitu di Kecamatan Pariaman Selatan yang terdiri dari enam desa dengan luas sawah mencapai 65,75 hektare.

Lalu Pariaman Tengah terdiri dari dua desa dengan luas sawah terdampak 6 hektare dan Pariaman Timur satu desa dengan luas sawah terdampak 3,5 hektare.

(per)

Berita Terkait

Baca Juga