Kominfo Pariaman: Kita Harus Paham Cara Cerdas dan Bijak Bermedia Sosial

Kominfo Pariaman Kita Harus Paham Cara Cerdas dan Bijak Bermedia Sosial Sosialisasi UU ITE, di Desa Tungkal Selatan, Pariaman, Sumatera Barat

Covesia.com - Kepala Bidang Informasi dan Komunakasi Publik (Kabid IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Eka Putra Pernanda mengingatkan, agar masyarakat berhati-hati bermedia sosial.

Hal itu disampaikan Eka saat menjadi narasumber pada acara Sosialisasi Undang-Undang ITE, bagi kaum milenial dan pemuda di Desa Tungkal Selatan, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman pada Senin (30/11/2020).

"Sebab dengan adanya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang telah disahkan pada Tahun 2008 lalu, maka kita dapat dijerat dengan hukuman denda dan pidana apabila tidak bisa menjaga lisan serta tulisan, kemudian konten yang kita sebarkan dilinimasa media sosial kita, yang dapat merugikan orang lain," sebut Eka.

Lanjut Eka, maka sebagai pemuda zaman modern, harus paham cara cerdas dan bijak, dalam bermedia sosial agar tidak melanggar UU ITE.

Untuk itu, dalam bermedia sosial sebagai seorang pengguna harus memperhatikan bagaimana efek dari penggunaan sosial media tersebut oleh individu yang menggunakannya. 

Karena seringkali media sosial digunakan sudah jauh dari manfaat media itu sendiri yang sejatinya sangat berguna untuk hal-hal yang positif seperti menjalin tali silahturahmi. 

"Namun sekarang dapat di lihat banyak sekali pihak-pihak yang memanfaatkan media sosial untuk sarana melancarkan aksi-aksi propaganda, fitnah bahkan yang bertujuan untuk memecah belah suatu kalangan tertentu," jelasnya.

Bahkan media sosial juga seakan menjadi sasaran empuk bagi sebagian orang yang ingin menebar kebencian, dengan menyebar berita bohong alias HOAX, sebab banyak masyarakat kini bergantung pada media sosial sebagai sumber informasi.

Eka mengajak, bahwa di zaman sekarang ini sebagai pemuda harus cerdas dalam bermedia sosial, itu wajib dilakukan oleh siapa pun yang memang aktif di media sosial.

"Dengan melengkapi diri dengan kecerdasan, bisa memilah dan filter informasi yang benar atau tidak," ucapnya. 

Eka menyebutkan, ada 3 cara cerdas dan bijak bermedia sosial yaitu, pertama, harus selektif. Selektif di sini artinya jangan mudah menambahkan ataupun menerima pertemanan pada media sosial. Kedua, pertimbangan dalam menulis status, jangan menulis status yang dapat memancing pihak lain untuk memberikan respon negatif. 

Ketiga, hati-hati membaca dan membagikan konten. Setiap konten yang temukan di media sosial, kalau belum pasti kebenaran isi yang terkandung di dalamnya. 

(per)

Berita Terkait

Baca Juga