Black Campaign Bertebaran di Pilkada 50 Kota, 2 Media Online Dilaporkan ke Polisi

Black Campaign Bertebaran di Pilkada 50 Kota 2 Media Online Dilaporkan ke Polisi Pelaporan ini langsung didampingi Mukhti Ali Kusmayadi Putra alias Boy London selaku kuasa hukum Muhammad Rahmad, Kamis (3/12/2020)(Foto: Ist)

Covesia.com - Di ujung masa Kampanye Bupati - Wakil Bupati Limapuluh Kota, dinamika black campaign (kampanye hitam-red) mulai ramai bertebaran. Pemberitaan dan isu untuk menurunkan popularitas pasangan calon banyak beredar ke tengah masyarakat. 

Pantauan Covesia.com, hebohnya black campaign diawali pemberitaan calon Bupati nomor Urut 2, Darman Sahladi oleh salah satu media cetak di Sumbar. Media ini memuat berita soal wanita idaman lain Darman Sahladi pada masa lalu. Bahkan hasil hubungan dengan Wanita tersebut, Darman Sahladi di karuniai seorang anak perempuan yang telah berusia 20 tahun.

Setelah pemberitaan ini, banyak berita miring yang menyerang pribadi secara pribadi maupun kelompok pasangan calon. Seperti bertebaran kembali foto Safaruddin, Calon Bupati no urut 3 di casino Singapura saat menjabat sebagai ketua DPRD Limapuluh Kota tahun 2017 silam. Kemudian, berita pembabatan hutan lindung di Nagari Gurun, Kecamatan Harau yang melibatkan kerabat Rizki Kurniawan, Calon Wakil Bupati no urut 3. 

Terakhir, sebuah screenshoot postingan Twitter pribadi milik calon Bupati no urut 1, Muhammad Rahmad dengan caption menyudutkan. Postingan ini memperlihatkan dukungan Muhammad Rahmad kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok-red) dan menentang Front Pembela Islam (FPI) dalam isu SARA. Dengan postingan ini, Si pemosting mempertanyakan komitmen keislaman Muhammad Rahmad. 

Atas pemberitaan dan caption yang menyudutkan ini, Muhammad Rahmad yang diwakili tim sukses melaporkan dua media online dan satu akun pribadi media sosial ke pihak kepolisian. Pelaporan ini langsung didampingi Mukhti Ali Kusmayadi Putra alias Boy London selaku kuasa hukum Muhammad Rahmad.

"Benar kami melaporkan dua media online dan satu akun media sosial Facebook ke Polres Limapuluh Kota kemarin. Soal pokok pelaporan, lebih baik langsung saja ke client saya (Muhammad Rahmad-red)," sebut Boy London kepada Covesia.com, Kamis (3/12/2020).

Dalam laporan dengan LP/K/175/XII/2020/SPKT-LPK tertanggal 3 Desember 2020 dilaporkan dua media online yaitu CMCZone Media, Reportika.com. Sedangkan satu akun media sosial facebook atas nama @aat Guguak.

Kasubag Humas Polres Limapuluh Kota, Iptu H Tambunan menyebutkan laporan sudah diterima dan tengah dalam kajian Petugas

"Laporan sudah diterima dengan pokok laporan tentang tindak pidana pencemaran nama baik," sebut H. Tambunan.

(agg)

Berita Terkait

Baca Juga