Ini Pokok Gugatan NA-IC ke Mahkamah Konstitusi 

Ini Pokok Gugatan NAIC ke Mahkamah Konstitusi  Kuasa hukum Paslon Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC), Vino Oktavia (Foto: dok.pribadi)

Covesia.com - Kuasa Hukum Nasrul Abit - Indra Catri (NA - IC), Vino Oktavia membenarkan pihaknya mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) ke Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (23/12/2020).

Vino menyebutkan, gugatan kliennya ke MK dengan termohon KPU Sumbar untuk membatalkan hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat provinsi.

Diketahui, KPU Sumbar telah menetapkan hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi pada 19 - 20 Desember 2020 lalu.

Pihaknya telah menyiapkan beberapa bukti untuk melakukan gugatan PHP tersebut.

“Ada pelanggaran saat pemungutan suara dengan tidak ada pemungutan suara di beberapa daerah seperti di Sawahlunto, Padang dan Pariaman,” katanya, Rabu (23/12/2020).

Kemudian, ada kesalahan dalam rekapitulasi di 4 KPU kabupaten/kota yang menyerahkan hasil rekap tanpa kotak suara. “Sehingga hasilnya kita ragukan kebenarannya,” ujarnya.

Selanjutnya, ia meminta diskualifikasi pembatalan calon nomor urut 4 Mahyeldi - Audy Joinaldy karena menerima dana kampanye yang melebihi batas ketentuan undang-undang dan tidak melaporkan kepada KPU dalam laporan dana penerimaan dan pengeluaran kampanye (LPPDK).

“Terakhir, memberikan informasi tidak benar dalam laporan dana kampanye (LPPDK), itu aja,” kata dia.

(agg)


Berita Terkait

Baca Juga