Agar Bisa Terdaftar di IMO, SMKN 3 Kota Pariaman Persiapkan Hal Ini

Agar Bisa Terdaftar di IMO SMKN 3 Kota Pariaman Persiapkan Hal Ini Kepala SMKN 3 Kota Pariaman, Rafuddin (Foto: Peri Musliadi/Covesia)

Covesia.com - Untuk meningkat status agar terdaftar di International Maritime Organization (IMO), Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), akan membuka diklat atau pelatihan Basic Safety Training (BST).

"Karena BST yakni diklat untuk keselamatan dan keamanan aktivitas pelayaran tersebut, merupakan salah satu syarat untuk bisa terdaftar di IMO," sebut Kepala SMKN 3 Kota Pariaman, Rafuddin kepada Covesia.com pada Kamis (14/1/2021).

Lanjut Rafuddin, pihaknya akan mempersiapkan agar SMKN 3 Kota Pariaman bisa terdaftar IMO, seperti akan membuka diklat atau pelatihan BST. 

"Tahun ini rencananya kami akan buat kolam untuk diklat BST tersebut, soalnya harus ada kolamnya dulu," katanya. 

Dikatakan Rafuddin, memang untuk bisa terdaftar di IMO butuh waktu, dan kemudian dari pihak IMO juga akan melakukan approval, yaitu semacam verifikasi.

"Pihak IMO akan melihat dulu, apakah sekolah ini sudah layak atau belum, terkait juga dengan peralatan dan sarana lainnya," ucapnya. 

Rafuddin menyebutkan, untuk membuat kolam tersebut nanti pihaknya harus mengikutsertakan orang yang profesional atau yang mengerti dibidang tersebut.

"Sebab kolam yang dibuat nantinya harus sesuai kondisi alam di sini. Jadi perlu kajian juga apakah kolamnya nanti kolam bawah tanah yang digali, atau kolam dipermukaan yakni di atas tanah," ungkapnya. 

(per)

Berita Terkait

Baca Juga