Terlibat Pemerkosaan, Pasutri di Bukittinggi Diamankan Polisi

Terlibat Pemerkosaan Pasutri di Bukittinggi Diamankan Polisi Tersangka pasangan suami istri saat diintrogasi di Polres Bukittinggi, Sabtu (23/1/2021).(Foto: dok.humas)

Covesia.com - Satuan reserse dan kriminal (Reskrim) Polres Bukittinggi, Sumbar, mengamankan pasangan suami istri yang diduga melakukan tindak pidana pemerkosaan.

Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP. Chairul Amri Nasution, saat dikonfirmasi, Sabtu (23/1/2021) malam mengatakan penangkapan dilakukan terhadap tersangka AF (36) berjenis kelamin laki-laki dan istrinya YN (40) warga Gurun Panjang Kelurahan Pakan Kurai Kota Bukittinggi.

"Penangkapan berdasarkan laporan polisi nomor : LP/18/I/2021/SPKT oleh korbannya. Dan diketahui tersangka YN merupakan ASN di pemko Bukittinggi," katanya.

Ia menjelaskan dari hasil pemeriksaan korban diduga tersangka melakukan tindakan pemerkosaan yang terjadi pada hari Jumat 11 Desember 2020 lalu sekitar pukul 21.00 WIB terhadap korban di dalam kamar rumah tersangka.

Dari hasil pemeriksaan terhadap korban, kejadian pemerkosaan terjadi ketika istri AF yakni YN mengetahui bahwa suaminya sering mengganggu korban yang diketahui korban dan tersangka AF sama-sama bekerja di salah satu toko di kawasan Aur Kuning Bukittinggi.

"Dari keterangan korban, tersangka AF juga sering melakukan pelecahan seksual terhadap korban," ungkapnya.

Mengetahui hal tersebut tersangka YN mencoba menghubungi korban. Setelah menemui korban, YN membawa korban kerumahnya dan memaksa korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri dengan suaminya dihadapan YN.

"Untuk motif suami istri melakukan tindakan tersebut masih kita dalami. dan saat ini kedua tersangka pasutri sudah kita amankan di Polres Bukittinggi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," jelasnya.

Ia menambahkan atas perbuatannya pasutri tersebut diancam pasal 285 Jo 289 KUHPidana, sesuai pasal 285 KUH Pidana ancaman hukumannya 12 tahun kurungan penjara.

(deb)


Berita Terkait

Baca Juga