Asmadi Terpilih Menjadi Ketua Golkar Padang Pariaman Secara Aklamasi

Asmadi Terpilih Menjadi Ketua Golkar Padang Pariaman Secara Aklamasi Foto: Istimewa

 Covesia.com - Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Partai Golkar Kabupaten Padang Pariaman di Kantor DPD Partai Golkar Sumatera Barat, Jumat (22/1)  berjalan lancar.      

Pada Musda ke X itu, Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu Daerah Pemilihan Sumatera Barat 2 DPD Golkar Sumatera Barat, Asmadi, dari Pelaksana Tugas DPD Partai Golkar Padang Pariaman akhirnya menjadi ketua defenitif.

Hebatnya lagi Asmadi dipilih secara Aklamasi dipilih menggantikan Syahrul Dt Lung .

Musda awalnya direncanakan pada akhir 2020, tapi terpaksa ditunda, karena sejumlah agenda politik nasional yakni Pilgub Sumbar dan Pilbup Padang Pariaman.  

DPD Partai Golkar Sumatera Barat lewat keputusan menunjuk Asmadi sebagai sebagai Pelaksana Tugas (Plt)  Ketua. 

"Alasanya karena waktu itu kepengurusan DPD Partai Golkar dipimpin Syahrul Dt Lung sudah berakhir pada 2020," ujar Bendahara DPD Partai Golkar Sumbar H Erick Haryona, Minggu 24/1 di Padang. 

Tidak hanya di Padang Pariaman, kata Erick kebijakan Plt ketua DPD II Partai Golkar juga terjadi di Kota Pariaman yang lebih awal mengelar Musda.


Musda X Golkar Padang Pariaman Sah 

Ketua DPD Partai Golkar Padang Pariaman terpilih secara aklamasi, Asmadi menegaskan Musda X DPD Partai Golkar Padang Pariaman adalah sah.       

Asmadi menegaskan Musda berjalan sesuai dengan regulasi AD/ART partai.     

"Musda diselenggarakan kemarin sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Semua tahapan dan mekanismenya dijalankan Mulai dari tahapan-tahapan, paripurna I, paripurna II sampai paripurna lima. Dihadiri DPD I Partai Golkar," ujarnya.

Asmadi mengatakan paska Musda X DPD Partai Golkar Padang Pariaman, pihaknya akan merangkul kader Golkar lain meski tidak mendukung dirinya saat Musda. 

Hal itu untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar Padang Pariaman.

"Alek demokrasi internal partai sudah usai. Kini ayo kita bersama 'manjapuik nan tatingga, kita akan lakukan rekrut tokoh masyarakat dan memperkuat kader untuk membesarkan partai, berbeda saat demokrasi sah saja. Tapi setelah Musda ketok palu, saatnya kita bersama singsiingkan lengan baju bekerja bahu membahu untuk rebut lagi kejayaan Golkar di Padang Pariaman," ujar Asmadi.

Menurut Asmadi, kondisi Partai Golkar Padang Pariaman kini memprihatinkan. Data Pemilu 2019, Golkar sebagai partai besar, Golkar Padang Pariaman hanya mampu menempati peringkat enam perolehan kursi di DPRD Padang Pariaman.

"Padahal, periode sebelumnya berturut-turut Golkar selalu menempatkan satu orang kadernya di kursi pimpinan DPRD Padang Pariaman. Sehingga itu

untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Padang Pariaman. Kita akan banyak melakukan pembenahan. Kita akan jalankan semua fungsi partai, baik itu pendidikan politik, rekruitmen politik dan fungsi lainnya,"ujsr Asmadi.

(rilis)

Berita Terkait

Baca Juga