Raja Pagaruyung Taufiq Thaib Tutup Usia, Ini Profil Singkatnya

Raja Pagaruyung Taufiq Thaib Tutup Usia Ini Profil Singkatnya Almarhum Sultan Muhammad Taufiq Thaib/ Foto: Istimewa

Covesia.com – Masyarakat Minangkabau, khususnya istana Pagaruyung di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) diselimuti duka mendalam. Raja Pagaruyuang Sultan Muhammad Taufiq Thaib Tuanku Mudo Mangkuto Alam hari ini tutup usia dalam usia 69 tahun, Kamis (1/2/2018).

Taufik Thaib Tuanku Mahkota Alam, Yang diPertuan Pagaruyung meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang pada pukul 20.05 WIB. Almarhum, telah dirawat di RS M Djamil sejak tanggal 8 Januari karena menderita penyakit paru-paru.

Berikut profil sosok Sultan Muhammad Taufik Thaib yang hingga akhir hayatnya terus merawat dan menjaga keagungan budaya Minangkabau, seperti dikutip covesia.com dari sejumlah sumber.

Sutan Muhammad Taufik Thaib Tuanku Mudo Mangkuto Alam adalah raja Pagaruyung atau pemangku jabatan Yang Dipertuan Raja Alam Pagaruyung. 

Beliau adalah putra dari Puti Reno Dismah Yang Dipertuan Gadih XVI (Tuan Gadih XVI), pemangku jabatan Raja Alam Pagarung yang wafat pada 10 Juni 2007. Ayah dari Taufik Thaib bernama Thaib.

Salah seorang saudarinya yang bernama Puti Reno Raudhah Thaib dinobatkan sebagai Yang Dipertuan Gadih XVII (Tuan Gadih VII) menggantikan ibunya sekaligus menyandang jabatan sebagai Bundo Kandung sampai saat ini.

SM Taufik Thaib dinobatkan menjadi pemangku jabatan Yang Dipertuan Raja Alam Pagaruyung ketika wafatnya Puti Reno Dismah (Tuan Gadih XVI). Ketika itu pula seorang saudarinya dinobatkan menjadi Bundo Kandung Minangkabau Yang Dipertuan Gadih (Tuan Gadih XVII).

Taufik Thaib merupakan seorang Sarjana Hukum (SH) dan pernah anggota DPR RI. 

Selama mengemban amanat sebagai Raja Pagaruyung, Taufik Thaib Tuanku Mudo Mangkuto Alam pernah melakukan kunjungan kerajaan ke bekas wilayah Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu yang terletak di Kabupaten Solok Selatan di Istano Kampung Dalam, Muara Labuh. Ia berjumpa dengan pemangku raja Kerajaan Sungai Pagu itu yang bernama Zulkarnain Daulat Yang Dipertuan Bagindo Sultan Besar Tuanku Rajo Disambah. 

Dalam pidatonya, Tuanku Mangkuto Alam mengingatkan masyarakat Sungai Pagu akan asal usul mereka yang masih berdarah Pagaruyung dan memberikan pesan terkait pelestarian adat Minangkabau.

Selain itu SM Taufik Thaib YDRAP juga pernah menghadiri upacara Batagak Gala para penghulu di Kenagarian Silungkang.

Selain itu, pada acara penobatan Sultan Bangsa sebagai Ketua Kaum Agung Pekal di Singgasana Pekal, Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu Utara 2017 lalu, dari Kesultanan Pagaruyung, hadir 50 perwakilan yang langsung dipimpin Sultan Taufik Thaib. Penobatan Sultan Bangsa merupakan kesepakatan 5 kaum adat terkait posisi Sultan Bangsa sebagai pewaris Kesultanan Mukomuko.

(sea)


Berita Terkait

Baca Juga