Kronologi Bos Mentawai Fast Dijambret, Uang 150 Juta Hilang

Kronologi Bos Mentawai Fast Dijambret Uang 150 Juta Hilang Ilustrasi

Covesia.com - Rudy Iskandar (67), pemilik Mentawai Fast, pengusaha kapal cepat ke Mentawai menjadi korban jambret yang tidak jauh dari pelabuhan Mentawai Fast di Muara Padang, jalan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Senin (12/3/2018) pukul 13.00 WIB. Uang sekira Rp150 juta yang baru diambil dari bank hilang dibawa pelaku.

Berdasarkan infomasi yang dikutip covesia.com dari Mentawaikita.com, saat itu korban membawa uang dalam kantong kresek warna hitam. Tanpa disadari korban ternyata ada dua orang pelaku sudah mengintai. Ketika korban hendak menuju kantor Mentawai Fast, tiba-tiba dari arah belakang datang pelaku menggunakan sepeda motor menyambar kantong kresek di tangan Rudi.

Saat kejadian, pelaku dan korban sempat tarik menarik kantong kresek yang berisi uang ratusan juta tersebut, namun karena pelaku kuat, korban terjatuh dan pelaku berhasil meraih kantong kresek dan kabur dengan kecepatan tinggi. Korban sempat berteriak dan warga yang mendengar langsung mengejar pelaku namun pelaku sudah hilang dari kejaran massa.

Sehari setelah kejadian, pada Selasa (13/3/208), korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Padang dan berharap pelaku dapat segera ditangkap. Laporan korban diterima unit dua Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan nomor LP/650/K/III/2018.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Daeng Rahman membenarkan peristiwa tersebut, laporan korban telah diterima dan pihaknya akan menindaklanjuti untuk dilakukan penyelidikan dalam kasus tersebut.

"Laporan korban telah kita terima dan akan kita teruskan untuk diselidiki. Keterangan korban telah kita minta dan nanti saksi-saksi juga akan kita periksa untuk mengungkap para pelaku," katanya usai menerima laporan.

Menurut Daeng, dugaan sementara jumlah pelaku ada dua orang, keduanya yang memiliki peran masing-masing diantaranya satu eksekutor (perampas tas) dan satu pengendara sepeda motor. "Mudah-mudahan pelaku dapat segera kita tangkap," tegasnya.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga