Syahrul Ridha: Penting Dukungan Untuk Wirausahawan Baru di Kota Padang

Syahrul Ridha Penting Dukungan Untuk Wirausahawan Baru di Kota Padang Syahrul Ridha A.Md/ Foto: Istimewa

Covesia.com - Luasnya perdebatan dan tantangan masyarakat terhadap banyaknya tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia beberapa waktu terakhir memperlihatkan betapa masalah kesempatan kerja masih jadi soal serius di tanah air. 

Terlepas dari perdebatan terkait payung hukum, regulasi ekonomi, keimigrasian, serta tetek bengek administrasi lainnya, komplain masyarakat terhadap serbuan tenaga kerja asing tersebut sebenarnya sangat gampang dicerna: Apa yang pemerintah Indonesia pikirkan dengan memberikan begitu banyak kesempatan kerja pada tenaga asing, sementara warga negara sendiri masih sangat banyak yang tidak bisa lepas dari jerat pengangguran?

"Ini masalah hajat hidup orang banyak. Kita harus terus suarakan karena menyangkut kesejahteraan dan masa depan anak negeri. Jangan stop pada level perdebatan saja. Masyarakat butuh lapangan dan kesempatan kerja," ujar Syahrul Ridha A.Md, Pimpinan Cabang Padang Cover Group saat berbincang dengan covesia.com di kantornya yang terletak di kawasan jalan Veteran Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu 24 Juli 2019.

Untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara luas, kata Syahrul, pemangku kepentingan wajib berupaya keras memunculkan terobosan kebijakan yang pro rakyat. Pemerintah, harus sebanyak mungkin merangkul stakeholder di sektor usaha dan mengaplikasikan regulasi yang efektif agar dunia usaha dan bisnis berkembang dengan baik. 

Sebagai pengusaha yang bergerak di sektor ekonomi kreatif dan merasakan ketatnya persaingan untuk bisa unggul dalam bisnis, Syahrul Ridha sangat paham bahwa semata mengandalkan pemerintah untuk menyelesaikan persoalan kesempatan kerja di Indonesia bukanlah pandangan solutif. 

"Ini persoalan bersama, jadi pihak yang berkepentingan seperti masyarakat, pemerintah, pemodal, wakil rakyat, dan pebisnis harus bekerjasama dengan baik. Kita semua harus ambil peran," lanjut Syahrul yang juga mengemban amanat sebagai Komisaris di PT. AKA Solusi Teknologi dan Pemimpin Perusahaan di PT. Covesia Media Siber.

Bagi Syahrul, terus berupaya mengembangkan bisnis berarti secara kongkrit membantu memperluas kesempatan kerja untuk warga negara. Pemerintah harus mendukung dengan regulasi fair, seperti penerapan regulasi pajak yang tidak memberatkan, upaya peningkatan kapasitas, serta usaha konstruktif lainnya. 

"Jangan sampai masyarakat sudah bangun usaha lantas gulung tikar karena dihajar regulasi yang memberatkan," beber Syahrul Ridha yang memiliki sepasang anak dari pernikahannya dengan Wahyu Eka Putri, SS.

Berpikir Luas, Bertindak Lokal

Think globally, act locally! Adagium sederhana namun memiliki makna sangat kuat tersebut menjadi prinsip lelaki kelahiran Padusunan, Pariaman 1 Mei 1978 tersebut. Mengambil peran secara nyata di lingkungan sosial terdekat membuatnya bisa memetakan dan mengetahui persoalan masyarakat secara lebih mendalam.

"Terkait isu lapangan kerja ini, kebutuhan pengembangan wirausahawan baru di Indonesia menjadi keniscayaan untuk meningkatkan daya saing dan daya dukung perekonomian nasional, mengingat jumlah wirausaha masih sangat kurang jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. Padahal sektor ini akan menjadi tumpuan untuk meningkatkan produktivitas, daya saing dan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Syahrul Ridha.

Syahrul Ridha mengatakan, Sumatera Barat, termasuk kota Padang merupakan gudangnya calon wirausahawan berbakat. Hanya saja, sebagian besarnya terpaksa tidak melaju ke jenjang sukses karena sejumlah kendala, seperti minimnya akses terhadap modal dan kurangnya dukungan regulasi untuk membuat mereka bisa tampil dan bersaing.

"Ini persoalan klasik, daerah kita terkenal sebagai gudangnya penghasil entrepreneur dan pedagang handal. Bakat itu sudah menjadi anugerah tuhan secara turun temurun. Sekarang bagaimana kita berpikir dan berbuat sehingga tenaga tenaga muda dan bakat bakat yang belum tampil tersebut bisa muncul ke permukaan.  Ini jelas butuh dukungan," jelas Syahrul yang merupakan tamatan Akademi Maritim Sapta Samudera dan pernah bekerja sebagai surveyor dan pimpinan cabang Padang PT. International Cargo Surveyor 2004-2014.

Lebih jauh Syahrul Ridha menjelaskan, bagi kota Padang penting mengarahkan kebijakan dan perekonomian daerah untuk mempengaruhi lahir dan tumbuhnya wirausaha baru. Penelitian menunjukkan daerah yang melaksanakan secara aktif program pengembangan perekonomian akan melahirkan lebih banyak kegiatan wirausaha dibandingkan dengan daerah yang tidak memiliki atau sedikit memiliki program pengembangan perekonomian daerah.

"Ini tugas bersama. Kita jangan berhenti pada sebatas ribut soal minimnya lapangan kerja dan serbuan tenaga kerja asing ke Indonesia. Meski hal itu perlu disikapi secara serius, membangun upaya untuk membangkitkan potensi generasi muda agar menjadi wirausaha saya pikir merupakan langkah kongrit untuk menyelamatkan bangsa ini dari jerat pengangguran," demikian Syahrul Ridha. (inf)


Berita Terkait

Baca Juga