Tertimbun Longsor, Tiga Orang Beradik Kakak di Padang Pariaman Tewas

Tertimbun Longsor Tiga Orang Beradik Kakak di Padang Pariaman Tewas Korban yang tertimbun material longsor saat di evakuasi oleh tim TRC BPBD Padang Pariaman, Rabu malam (10/10/2018)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Satu unit rumah di Padang Toboh, Nagari Parit Malintang, kecamatan Enam Lingkung, Padang Pariaman, dihantam material longsor dan menyebabkan tiga orang anak beradik kakak tewas tertimbun yakni, Nando (9), Restu (5) dan Raka masih berumur 5 bulan.

"Diketahui korban bersama orangtuanya atas nama Wisnu (42), Ratna (33) dan seorang kakeknya Rasman (61) selamat dan hanya mengalami luka-luka," sebut Kepala BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya, Kamis (11/10/2018).

Ia menjelaskan, peristiwa longsor tersebut dipicu hujan deras yang turun di Padang Pariaman, kemudian longsor terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB. 

Budi mengungkapkan, keluarga korban merupakan buruh di tempat pembuatan batu bata yang tertimbun longsor tersebut. Keluarga ini bukan warga setempat. Mereka berasal dari Koto Bangko, Sungai Geringging, Padang Pariaman.

"Setelah diidentifikasi oleh pihak kepolisian (Babin dan Babinsa) dilanjutkan dengan pengurusan korban yang meninggal dan luka-luka, kemudian korban diberangkatkan ke Koto Bangko setelah mendapat izin dari pihak RSUD Parit Malintang tepatnya pukul 03.15 Wib dengan 2 Unit Ambulance dan 1 Unit Mobil Rescue BPBD Kab. Padang Pariaman," kata Budi.

(don)


Berita Terkait

Baca Juga