Seorang Penumpang Tujuan Pulau Jawa Meninggal Dunia Dalam Bus ALS di Bukittinggi

Seorang Penumpang Tujuan Pulau Jawa Meninggal Dunia Dalam Bus ALS di Bukittinggi Jasad seorang penumpang bus ALS tujuan Jawa saat hendak dievakuasi menuju Rumah Sakit, dari Pool ALS di Bukittnggi, Sabtu (1/12/2018)(Foto: Ist)

Covesia.com - Rencana mau pulang kampung ke daerah Jawa, namun malang tak dapat ditolak, seorang laki-laki meninggal dunia di dalam bus penumpang Pt. ALS dari Medan tujuan Jakarta, Sabtu (1/12/2018).

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, melalui Kapolsek Bukittinggi AKP Chairul Amri Nasution menjelaskan, bahwa penumpang tersebut adalah seorang laki-laki dengan identitas nama Ali Ashari, umur 42 tahun, suku Mandailing, alamat Kampung Tapos, Kelurahan Tapos, Kec. Tapos Kota, Depok Jabar. 

"Ia dilaporkan sudah tidak bernyawa oleh sesama-sama penumpang saat sudah mendekati area Bukittinggi," katanya. 

Menurut saksi keterangan Hendra Gunawan (25) dan Sabaruddin (33) yang duduk didepan tempat duduk korban, bahwa korban naik Bus ALS pada hari Jumat tanggal (30/11/2018) dari loket Penyabungan Sumut dengan tujuan Bogor. 

"Korban duduk di belakang sendirian, dalam perjalanan menuju Bukittinggi bus terjebak macet di Palupuh Agam karena terjadi tanah longsor sehingga bermalam di dekat lokasi," ungkapnya. 

Kapolsek melanjutkan, besoknya pada hari Sabtu tanggal (1/12/2018) salah seorang penumpang melihat korban yang duduk dengan kakinya sudah kaku, kemudian saksi Hendra Gunawan memberi tahu kepada saksi Sabarudin untuk membangunkan korban, namun korban sudah kaku dan tidak bernyawa lagi. Selanjutnya bus melanjutkan perjalanan untuk menuju Full Pt. ALS yang berada di Bukittinggi.

"Mendapat laporan tersebut kita langsung kelokasi ALS di simpang Limau dan setelah dicek badan korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dan memang sudah tidak bernyawa lagi," jelasnya.

Ia menambahkan mayat korban langsung dibawa ke ruang mayat RSAM Bukittinggi menunggu kedatangan pihak keluarga untuk menjemputnya yang telah dihubungi pihak kepolisian.

(deb/don)

Berita Terkait

Baca Juga