Sampel Ikan Kering Asal Pasaman Barat Akan Diuji di IPB dan Balai Besar POM

Sampel Ikan Kering Asal Pasaman Barat Akan Diuji di IPB dan Balai Besar POM Ilustrasi- Ikan Kering. (dok.covesia.com)

Covesia.com-Kepala Dinas Pangan Sumatera Barat (Sumbar), Efendi menyebutkan, setelah uji laboratorium di Jakarta sampel ikan kering asal Kabupaten Pasaman Barat positif mengandung pestisida.

"Betul, dari sampel yang telah diuji didapatkan ikan kering mengandung pestisida. Data itu ada pada Dinas Pangan sekarang tetapi belum bisa dipublikasikan," ujar Efendi saat dikonfirmasi, Kamis, (6/12/2018).

Menurutnya, untuk melakukan publikasi hasil data ke publik, Dinas Pangan belum bisa sebab pihaknya baru melakukan uji labor untuk satu sampel, sedangkan untuk keakuratan data perlu tiga hingga empat kali uji laboratorium.

"Kemaren sudah saya katakan (red Rabu) bahwa untuk data secara valid minimal kita harus melakukan tiga kali uji laboratorium. Ini kan baru satu kali. Nanti akan dilakukan uji laboratorium di IPB dan Balai Besar POM. Nah kalau di tempat lain hasilnya juga sama, baru bisa disimpulkan ikan kering tersebut mengandung pestisida," sebutnya.

"Untuk hasil uji labor pertama memang ikan kering mengandung pestisida, makanya kita menginginkan Pemkab Pasaman Barat respek terhadap hal ini," lanjutnya.

Di sisi lain, ia menyebutkan bahwa pemerintah tentu tidak menginginkan masyarakatnya mengkonsumsi ikan kering yang berbahaya bagi kesehatan terutama anak-anak.

"Kita akan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap distributor serta  pihak lainnya yang terlibat dalam produksi ikan kering, nah mudah-mudahan sebelum Bulan Juni mendatang hasil uji labor telah selesai, baru kita bisa publikasikan," sebutnya.

(dil)

Berita Terkait

Baca Juga