Peringati HJK ke-234, Bukittinggi Gelar Lomba Sulam 1000 Kerudung dan Festival Kuliner Khas

Peringati HJK ke234 Bukittinggi Gelar Lomba Sulam 1000 Kerudung dan Festival Kuliner Khas para ibu-ibu pkk kota di Bukittinggi sedang mengikuti lomba sulam 1000 kerudung dalam ranka oeringati hari jadi kota ke-234, Senin (10/12/2018)(Foto: Covesia/ Debi K)

Covesia.com - Bukittinggi gelar lomba sulam 1000 kerudung dan festival kuliner khas dalam rangka memperingati hari jadi kota Bukittinggi ke 234 dan hari Ibu Nasional tingkat kota Bukittinggi, Senin (10/12/2018) di Lapangan Kantin Bukittinggi.

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi kota Bukittinggi ke 234 dan Hari Ibu Nasional tingkat kota Bukittinggi," kata Ketua panitia kegiatan, Yesi Ramlan. 

Yessy menjelaskan lomba sulam 1000 kerudung diikuti oleh peserta yang berasal dari 24 kelurahan yang ada di Bukittinggi, termasuk komunitas dan organisasi perempuan serta ormas di Bukittinggi dengan tujuan untuk mengangkat kembali warisan leluhur yang mulai ditinggalkan generasi muda.

"Ada beberapa jenis sulam yang diperlombakan diantaranya sulam jenis kepalo samek, sulam suji caia, sulam terawang, sulam bayang dan sulaman kristik," ungkapnya. 

Untuk festival kuliner khas Bukittinggi, sambung Yessy, menampilkan berbagai macam makanan khas Bukittinggi seperti, cindua langkok, onde-onde, lamang tapai, lompong sagu, katan sarikayo, kacimuih dan makanan khas lainnya.

"Festival kuliner khas Bukittinggi ini menampilkan makanan tradisional Bukittinggi yang dibuat dengan menggunakan cara tradisional minangkabau," ucapnya.

Disamping itu juga ada lomba daur ulang yang diprakarsai oleh dinas lingkungan hidup dan pameran bunga oleh dinas pertanian dan ketahanan pangan yang dipamerkan oleh masing-masing instansi. 

"Mari kita cintai produk sendiri dengan melestarikan kuliner dan sulam Bukittinggi," sebutnya. 

(deb) 


Berita Terkait

Baca Juga