KAPAS: Jika Tak Bisa Dikelola dengan Baik, Tutup Saja Seluruh Gerai Minang Mart

KAPAS Jika Tak Bisa Dikelola dengan Baik Tutup Saja Seluruh Gerai Minang Mart Dok.Covesia

Covesia.com - Koordinator Komunitas Pemerhati Sumbar (Kapas) Isa Kurniawan angkat bicara terkait bergugurannya sebagian gerai Minang Mart di Kota Padang. Menurutnya, adanya sebagian gerai yang tutup dan berpindah ke merek lain tak lain disebabkan pengelolaan yang tidak beres dan harga barang di toko retail tersebut lebih mahal dibanding kompetitor.

"Banyaknya Minang Mart yang tutup cukup membuat kita prihatin. Sepertinya ada yang tidak beres dengan kerjasama yang dilakukan. Ada laporan bahwa harga barang yang dijual lebih mahal dari harga pasaran, sehingganya masyarakat menjadi malas berbelanja," tegas Isa kepada covesia.com, Kamis (10/1/2019).

Dengan persoalan tersebut, tentunya program yang sebelumnya digadang-gadang untuk ekonomi kerakyatan ini tidak lagi mampu bersaing sehingga berguguran seperti saat ini.

"Kemudian kompetisi yang ketat di usaha mart (mini market) telah membuat Minang Mart keteter. Awalnya memang gebyar, tapi ke sininya mulai terseok-seok," ujarnya.

Isa meminta kepada pihak pengelola untuk mengkaji ulang melanjutkan Minang Mart ini, sebab jika hal ini terus berlangsung tentu akan merugikan masyarakat yang ikut bekerja sama.

"Kalau memang sudah tidak bisa lagi dikelola dengan baik, ya ditutup saja. Jangan sampai masyarakat yang bekerjasama dengan Minang Mart ikut merugi," jelasnya.

Lebih jauh Isa mengungkapkan, Grafika sebagai BUMD yang ditunjuk mengelola Minang Mart bukan keputusan yang tepat, karena tidak bidangnya.

"Dari dulu sudah diingatkan bahwa Grafika Jaya Sumbar jangan latah, fokus saja dengan usaha yang selama ini telah dikerjakan, yakni percetakan," tukasnya.

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga