Kelulusan CPNS Dibatalkan, Ombudsman Sumbar Akan Kembali Surati BKD Sijunjung

Kelulusan CPNS Dibatalkan Ombudsman Sumbar Akan Kembali Surati BKD Sijunjung Plt Kepala Ombusdman Perwakilan Sumbar Adel Wahidi (Foto: Fadil/Covesia)

Covesia.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi menuturkan, berdasarkan laporan peserta CPNS yang yang kelulusannya dibatalkan oleh BKD Sijunjung, hari ini dijadwalkan klarifikasi dari pihak BKD Sijunjung. 

Sebelumnya, Ombudsman juga menyurati BKD Sijunjung untuk klarifikasi dari laporan Nina Susilawati, 32, seorang peserta CPNS 2018 yang kelulusannya dibatalkan oleh Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) merasa dirugikan. 

"Memang belum ada pemanggilan, tentu sesuai dengan aturan laporan yang diterima, kami mengundangnya untuk melakukan klarifikasi secara lisan, tapi tidak dipenuhi, kita tidak tahu seperti apa, apakah sudah surat sudah  diterima atau tidak, yang jelas surat itu sudah disampaikan pada Selasa lalu," ujar Adel Wahidi usai melakukan rapat tertutup dengan BKD Sumbar, Jumat, (11/1/2019).

Terkait ketidak hadiran tersebut,  pihaknya akan kemabali menyurati Kepala BKD Sijunjung untuk mendatangi kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumbar.

"Insyallah minggu depan akan kita lakukan pemanggilan pertama, kalau tidak juga dipenuhi maka akan dilakukan pemanggilan kedua dan ketiga," ujarnya.

Sebelumnya, Selasa (8/1) Nina Susilawati (32), peserta seleksi CPNS untuk guru sekolah dasar (SD) tahun 2018 di Kabupaten Sijunjung secara resmi telah melaporkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sijunjung ke Ombudsman RI Perwakilan Sumbar. 

Pelaporan tersebut dilakukan karena Pemerintah Sijunjung membatalkan kelulusannya lantaran ijazah S1 berlatar Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) bukan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

(dil)

Berita Terkait

Baca Juga