Terkait CFD di Jalan Khatib Sulaiman, Anggota DPRD Padang: Perlu Dikaji Ulang

Terkait CFD di Jalan Khatib Sulaiman Anggota DPRD Padang Perlu Dikaji Ulang Ilustrasi (Ist)

Covesia.com - Car Free Day (CFD) di Jalan Khatib Sulaiman yang  direncanakan Minggu (20/1/2019) mendatang menuai kritik, salah satunya dari Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa melalui akun Facebook miliknya. 

Maidestal dalam akunnya, Maidestal Hari Mahesa II yang diunggah 7 jam lalu, melayangkan surat terbuka untuk Dispora dan Pemprov Sumbar terkait pelaksanaan Car Free Day. Dalam surat terbuka tersebut, ia mempertanyakan sejauh mana pemerintah mengkaji pelaksanaan Car Free Day tersebut.

"Apakah sudah didata, di sana ada beberapa Rumah Sakit (RS), ada RS jantung malahan, kemudian ada beberapa usaha investasi yang cukup besar di sana, ada beberapa hotel dan usaha lainnya, apakah sudah dikaji secara mendalam," tulisnya, Jumat, (18/1/2019). 

Selain itu, ia juga menyinggung soal dampak terhadap masyarakat, seperti berjualan saat Car Free Day dilangsungkan. 

"Mau tidak mau, suka tidak suka saya pastikan masyarakat akan berbondong-bondong yang punya jiwa berdagang akan mengejar lokasi tersebut, apakah sudah diatur dan apakah bisa untuk diatur nantinya ?," sebutnya. 

Menurut Maidestal, kebijakan tersebut akan merugikan Kota Padang, apalagi lokasinya berdekatan dengan GOR H. Agus Salim.

"Sebagai anggota DPRD Kota Padang, saya protes ini dan menentang kebijakan ini, sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang akan segera dibuatkan surat-suratnya melalui pimpinan DPRD Kota Padang untuk diteruskan ke Pemprov Sumbar," sebutnya. 

Lebih lanjut Esa mengungkapkan, dulu juga pernah kegiatan CFD ini di Kota Padang, tepatnya di Jalan Sudirman, namun itu hanya sementara dan tidak berkelanjutan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olah (Dispora) Sumbar, Adib Alfikri menyebutkan, pelaksanaan CFD ini karena banyaknya masukan dari berbagai pihak, agar Padang sebagai ibukota provinsi punya kawasan Car Free Day yang lebih aman dan nyaman. Sebab kawasan GOR sebagai lokasi berolahraga selama ini sudah tidak cocok lagi, karena badan jalan banyak dipakai oleh pegadang. Sedangkan masyarakat ingin kawasan yang benar-bena aman dan nyaman untuk berolahraga. 

"Kita ketahui kondisi GOR saat ini sudah sangat krodit, hadirnya CFD yang rencananya akan diselenggarakan setiap Minggu pagi salah satu solusi untuk mengurai kondisi GOR Agus Salim yang krodit tadi,” jelas Adib.

(dil/don)




Berita Terkait

Baca Juga