Mobil yang Masuk Sungai di Padang Dievakuasi, Korban Belum Ditemukan

Mobil yang Masuk Sungai di Padang Dievakuasi Korban Belum Ditemukan Proses evakuasi satu unit mini bus yang masuk sungai Banda Bakali, Kota Padang, Senin (21/1/2019)(Foto: Covesia/ Primadoni)

Covesia.com - Satu unit minibus Xenia, warna putih dengan Nomor Polisi B 2432 SYG, yang terperosok masuk sungai Banda Bakali, Jalan Salak, Purus Kebun, kecamatan Padang Barat, Kota Padang, berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar 100 meter dari lokasi jatuhnya mobil tersebut di daerah itu, Senin (21/1/2019) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kasi Ops SAR Padang, Asnedi, melalui Dansru pencarian Yudi Riva, Senin (21/1/2019) menyebutkan, bahwa tim SAR gabungan telah melakukan pencarian terhadap satu unit minibus yang masuk ke sungai tersebut dari sejak malam dan berhasil ditemukan dan dievakuasi pagi ini.


"Mobil tersebut berhasil kami temukan dan langsung dievakuasi, namun korban atas nama Hilda (25) tidak dapat ditemukan di dalam mobil itu dan dinyatakan hilang," ungkap Yudi.

Yudi menyebutkan, Tim SAR gabungan, BPBD, BASARNAS, DAMKAR, TNI-Polri, beserta tim relawan berhasil mengevakuasi mobil tersebut menggunakan mobil derek dari Polresta Padang.

"Mobil berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.00 WIB, atau proses evakuasi lebih kurang berjalan selama 4 jam," jelas Yudi.

Lebih lanjut Yudi menyebutkan, untuk selanjutnya pihaknya fokus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.

"Kita akan melakukan pencarian terhadap korban, dengan menyisiri aliran sungai Banda Bakali ini, terus ke bibir Muara Lasak," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Padang Barat, AKP Firdaus menyebutkan kronologis kejadian, bahwa pada tadi malam, Minggu (20/1/2019) sekitar pukul 23.30  WIB, pengemudi atas nama Warso merupakan manager Living Plaza yang hendak mengantarkan pulang korban atas nama Hilda tersebut, namun pas hendak berbelok ke kiri gang jalan Salak, Purus Kebun, ia mengambil sisi kanan, karena hujan sangat deras tadi malam dan menghalangi penglihatan lalu ia terperosok dan masuk sungai.

"Diketahui Warso, hendak mengantar Hilda, yang sebelumnya juga mengantar sejumlah karyawannya yang lain diperkirakan ada enam orang, dan Hilda ini karyawan yang terakhir yang hendak diantarkan Warso, namun ini merupakan Lost Control, sebabkan mobil yang ia kemudikan masuk sungai," ungkap Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, saat mobil masuk sungai dalam keadaan miring dan Warso bisa menyelamatkan diri melalui jendela yang terbuka, namun ketika hendak menyelamatkan Hilda tak terjangkau lagi karena arus sungai yang sangat deras hingga mobil terbawa bersama korban.

"Jadi Warso bisa menyelamatkan diri, namun tidak sempat menyelamatkan Hilda yang masih dalam mobil, namun saat mobil ditemukan pagi ini, korban tidak ditemukan dalam mobil dan diduga hanyut terbawa arus sungai," pungkas Kapolsek.

Hingga saat ini, pantauan covesia.com di lokasi, Tim SAR gabungan, BPBD, BASARNAS, Pol Air, dan relawan kebencanaan masih melakukan pencarian terhadap korban Hilda yang dinyatakan hilang tersebut.

Baca juga: Terhalang Jarak Pandang Karena Hujan, Satu Unit Minibus Terperosok Masuk Sungai di Padang


(don)


Berita Terkait

Baca Juga